iklan 1

Saturday, 13 November 2010

Kiat Menjaga Kesehatan Anak Anda

Menjaga kesehatan anak menjadi perhatian khusus para ibu, terlebih saat pergantian musim yang umumnya disertai dengan berkembangnya berbagai penyakit. Saat pergantian musim terjadi, tubuh beradaptasi ekstra keras menghadapi perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan. Udara yang semula panas-kering, tiba-tiba menjadi dingin-lembap. Kondisi ini, menimbulkan ketidaknyamanan, juga membuat tubuh mudah terserang penyakit. Umumnya musim pancaroba diawali hujan yang tidak merata. Ini menyebabkan sebagian kawasan masih tetap berdebu dan berudara panas.

Selanjutnya, debu dan kotoran yang masih tersisa di kawasan tersebut dengan mudah diterbangkan angin ke kawasan lain, dan menjadi vektor (pembawa) penyakit. Anak-anak, terutama usia balita, termasuk yang rentan penyakit di musim pancaroba. Kalau dibiarkan, bukan tidak mungkin berkembang menjadi gangguan kesehatan yang merugikan.

A. Demam

Demam adalah salah satu gangguan kesehatan yang kerap diderita anak di musim pancaroba. Ini bisa jadi lantaran baru di musim pancaroba inilah anak-anak digempur serangan berbagai kuman (biasanya virus) secara besar-besaran. Demam bukan penyakit. Melainkan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Lebih tepatnya, demam bisa merupakan gejala aneka penyakit. Mulai infeksi ringan sampai yang serius.

B. Penyakit Saluran Pernafasan

Salah satu penyakit anak di musim pancaroba yang didahului demam adalah penyakit pada sistem pernapasan. Demam yang merupakan gejala penyakit sistem pernafasan biasanya ringan sampai sedang (37,4 – 39,4 derajat Celsius).

Tapi pada beberapa kasus influensa pada anak, demam bisa mencapai 39,9 derajat Celsius. Gejala awal penyakit saluran pernapasan bisa berupa batuk, yang kadang disertai sesak napas. Bisa juga berupa batuk yang disertai pilek, bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh. Bisa juga muncul gejala khusus, yaitu pernapasan yang tidak normal.

Berdasarkan lokasi yang diserang, penyakit ini dibedakan menjadi dua:

1. Penyakit saluran pernapasan bagian atas .

Umumnya gejala penyakit saluran napas bagian atas lebih ringan, misalnya batuk-pilek. Hanya saja pada kasus tertentu bisa muncul gejala yang serius, misalnya demam yang agak tinggi (pada radang tenggorok) dan toksemia atau keracunan (pada difteri).

2. Penyakit saluran pernapasan bagian bawah.

Gangguan di bagian ini bisa memunculkan bronkopneumonia, yaitu radang paru-paru yang berasal dari cabang-cabang tenggorokan yang mengalami infeksi, dan bronkioetitis, yaitu infeksi serius pada cabang terakhir saluran napas yang berdekatan dengan jaringan paru-paru.

C. Penyakit Saluran Cerna

Di peralihan musim kemarau ke musim hujan, kasus penyakit ini menjadi tinggi lantaran banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor. Penyakit ini juga sangat erat kaitannya dengan pola konsumsi makanan. Sebab penyakit ini umumnya disebabkan kuman atau virus yang biasa mencemari makanan dan minuman, apakah itu makanan buatan rumah ataupun makanan jajanan dari luar rumah. Mengingat pola makan anak yang cenderung semaunya, kemungkinan terjadinya penyakit ini menjadi sangat besar.

Penyakit saluran cerna biasanya didahului keluhan mencret, mual dan muntah. Gejala muntah dan mencret biasanya disertai demam, sakit kepala dan mulas-mulas. Tinja anak mungkin tampak berlendir dan bahkan berdarah (jika penyebabnya bukan infeksi, gejala muntah dan mencret jarang disertai mulas dan tinjanya pun tanpa lendir dan darah).

Agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan, pertolongan pertama biasanya diprioritaskan untuk menghentikan muntah dan mencret. Dan setelah diberi penanganan, dalam 3 hari umumnya keluhan berkurang. Jika tidak, anak perlu mendapatkan penanganan yang lebih serius.

D. Pencegahan dan Pengobatan

1. Menjaga asupan makanan anak. Nutrisi yang cukup, sesuai dengan usia, berat badan dan aktivitas anak anda akan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit

2. Melengkapinya dengan multivitamin. Suplemen ini mengandung beragam vitamin esensial (yang tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuh). Bila diberikan secara tepat – komposisi dan dosisnya disesuaikan dengan kebutuhan anak – multivitamin bisa membantu meningkatkan ketahanan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit pancaroba.

3. Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut anak adalah yang terjamin kebersihannya. Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah, bujuklah anak untuk tidak jajan sembarangan.

Sumber : Dechacare.com

Cara Merangsang Anak Belajar

Kadang kita melihat, ada sebagian anak tampak senang sekali dengan situasi sekolahnya. Otak anak diibaratkan seperti spons yang dapat menyerap apa saja yang terjadi dengan lingkungannya. Anak-anak seperti ini biasanya menunjukkan prestasi belajar yang baiknantinya.

Namun sebagian lain dari anak-anak tersebut tampak menunjukkan sikap negatif terhadap sekolah. Mereka tampak enggan melakukan berbagai kegiatan. Atau malah suka menyendiri dari pada bergabung bersama teman-temannya. Jika demikian, bagaimana mengharapkan anak-anak ini berprestasi kelak?

Yang sering terjadi kemudian, orang tua lalu menyalahkan guru dan sekolah karena rendahnya motivasi anak-anak mereka untuk belajar. Padahal, menurut Dr. Sylvia Rimm dalam bukunya Smart Parenting , How to Raise a Happy Achieving Child , orang tua memiliki pengaruh positif yang sangat besar terhadap pendidikan anak-anaknya.

Berikut ini beberapa kiat/cara yang dapat diterapkan sejak dini untuk membantu meningkatkan keinginan si kecil belajar dan berprestasi di sekolahnya kelak. Tentu saja tidak dengan cara memaksa maupun menuntut, namun lebih pada berbagai arahan dan dukungan yang membuat anak merasa nyaman berkegiatan.

1. Menciptakan Rutinitas

Rutinitas membantu anak mandiri menjalani hari-harinya. Jika terus bergantung pada orang dewasa, anak-anak ini akan memiliki perasaan negatif terhadap dirinya, dan belajar bahwa orang lain akan selalu mengambil tanggung jawab dirinya. Akibatnya, aktivitas Anda juga terganggu dengan ketergantungan anak. Karenanya, ciptakan rutinitas sejak dini dengan membiarkan si kecil melakukan sendiri kegiatan rutinnya. Misalnya, bangun tidur, diikuti dengan membersihkan tempat tidur, menggosok gigi lalu sarapan bersama-sama Anda.

2. Pembiasaan Belajar

anak usia pra sekolah memang belum memiliki beban akademis yang mengharuskannya belajar pada waktu-waktu tertentu di rumah. Namun tidak ada salahnya Anda membiasakan anak duduk di meja belajar yang disediakan baginya pada saat yang sama setiap harinya, dan untuk jangka waktu yang sama pula.

3. Meningkatkan Komunikasi

Komunikasi yang baik merupakan prioritas utama dari semua kebiasaan yang dapat meningkatkan keinginan anak berprestasi. Mendengar adalah salah satu bagian penting dalam komunikasi. Jika orang tua terbiasa mendengar anaknya berbicara, maka anak juga akan mendengar jika Anda berbicara. Menurut Dr. Rimm, jika orang tua memiliki kebiasaan bercakap-cakap secara teratur setiap harinya, anak akan lebih terbuka kelak ketika memasuki usia remaja. Terkadang, keengganan anak untuk berprestasi (underachievement) merupakan efek lanjutan dari komunikasi yang buruk antara orang tua dan anak.

4. Bermain & Permainan

Bermain merupakan sarana utama bagi anak untuk belajar dan permainan merupakan bentuk latihan yang bagus untuk menghadapi kompetisi. Manfaat mainan dan permainan, antara lain meningkatkan imaginasi dan pelampiasan emosi. Cobalah bersenang-senang bersama dengan menciptakan berbagai permainan dengan anak.

5. Menjadi Model Bagi Anak

Anak akan meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya. Mereka menjadikan Anda, orang tuanya, sebagai model yang patut diikuti. Namun, tentu saja si kecil hanya akan meniru perilaku yang terlihat olehnya. Anda bisa mulai menunjukkan pada si kecil bahwa Anda sangat menyukai apa pun yang Anda kerjakan. Karena, jika tidak, si kecil akan meniru perilaku Anda yang gemar mengeluhkan pekerjaan. Bukan tidak mungkin jika nantinya si kecil akan sering mengeluhkan pelajaran maupun guru-guru di sekolahnya jika Anda tidak segera mengubah sikap.


Sumber : anakjenius.com

Mendampingi Anak Belajar

Bulan-bulan mendekati ujian akhir semester adalah waktu yang paling sibuk bagi anak terkait dengan belajar mengajar mereka di sekolah. Satu sisi, anak harus menyelesaikan target materi yang sudah dibebankan dalam kurikulum. Sedangkan satu sisi lainnya anak juga harus mengulang materi pada semester berikutnya.

Sebagi orang tua, Anda mungkin bingung apa yang harus dilakukan untuk memastikan anak dapat melakukan segala kesibukan mereka. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan oleh para orang tua untuk mendampingi anak belajar, khususnya pada masa-masa sulit dalam menghadapi ujian sekolah.

1. Kenali Program Pembelajaran

Akan lebih baik bagi orang tuauntuk turut berpartisipasi mempelajari materi pada kurikulum semester ini. Sehingga Anda bisa dengan mudah mengarahkan anak-anak untuk mempelajari materi-materi yang tertulis dalam program pembelajaran. Pada tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar, orang tua masih dapat memahami kurikulum dengan mudah, tapi untuk tingkat selanjutnya mungkin membutuhkan informasi tambahan dari guru atau tenaga profesional.

2. Susun Rencana

Orang tua sangat dianjurkan untuk membimbing anak dalam menyusub program belajar untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk ujian semester. Rencana program belajar bisa meliputi materi pelajaran yang akan diujian, waktu belajar, teknik menyelesaikan masalah, dan fasilitas yang dibutuhkan untuk materi pelajaran tertentu.

3. Mengkondisikan Suasana Belajar

Selain mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan mata pelajaran, Anda juga bisa mempersiapkan lingkungan rumah yang mendukung anak untuk tetap semangat belajar. Jangan menyalakan TV saat belajar, siapkan tempat yang nyaman dan tenang untuk belajar, dan mempersiapkan failitas seperti meja, kursi, kertas, dan lain-lain.

4. Beri Penghargaan

Berilah penghargaan pada anak secara bijaksana untuk mengajarkan anak kan suatu nilai dan prestasi. Memberi penghargaan untuk prestasi akan membuat anak belajar memahami nilai prestasi, tetapi yang lebih penting berilah penghargaan untuk proses mereka meraih prestasi. Dengan demikian, anak akan memahami bahwa proses lebih bernilai dari pada prestasi.

5. Bersikap Positif

Bersikap positif dan supportif pada anak akan membantu anak dalam mempersiapkan kegiatan ujian sekolah. Jangan pernah mengeluh, mengkritik, dan memarahi anak ketika mereka belajar karena anak akan beranggapan bahwa orang tua memiliki sikap negatif pada anak.

6. Ciptakan Cita Rasa Kesuksesan

Orang tua juga harus membantu anak mendapatkan rasa berhasil dalam belajar dan mengerjakan tugas-tugas sekolah. Dengan demikian, mereka akan termotivasi untuk terus belajar. Anda bisa membantu memilihkan soal-sola materi yang mudah terlebih dahulu dan kemudian beranjak pada soal-soal yang lebih rumit.

7. Kenali Gaya Belajar

Pada dasarnya ada tiga gaya belajar anak yaitu auditory (mendengarkan), visual (melihat), dan kinestetik (bergerak). Mulailah mengenali gaya belajar anak yang paling diminati. Jika anak menggemari gaya visual, bimbinglah mereka dengan gambar, foto, dan tulisan warna-warni. Jika anak Anda suka gaya visual, ajak mereka untuk mendengarkan materi dan berilah tes lisan. Sedangkan, jika anak sangat suka bergerak, minta mereka untuk mempreaktekkan materi yang sudah dipelajari.

8. Berdoa

Setelah selesai belajar, ajak anak untuk berdoa agar mendapatkan keberhasilan dari apa yang telah dilakukan. Hal ini merupakan teknik yang sangat baik untuk menimbulkan kehadiran tuhan ditengah-tengah mereka.


Sumber : www.anakjenius.com

Thursday, 11 November 2010

Batasan Persahabatan Ibu dan Anak Perempuan

KOMPAS.com Sebagai ibu dari anak perempuan remaja menjelang dewasa, Anda dituntut lebih cerdas memosisikan diri. Kapan waktunya menjadi teman atau orangtua. Pasalnya, tak mudah membangun keakraban antara sesama perempuan. Jika salah mengambil sikap, bersiaplah hubungan beda usia ini menjadi rumit, bahkan bisa saja berkonflik.

Meskipun keakraban bak teman antara ibu dan anak kini semakin menjadi tren, tetapi bersikap terlalu akrab kadang kala membuat posisi ibu sulit untuk menghadapi putrinya. Hierarki antara ibu dan anak perempuannya masih diperlukan agar anak tahu kapan ia bisa menerima masukan ibunya sebagai teman dan kapan harus mematuhi perintah ibunya sebagai orangtua.


Bagaimanapun, kelak anak bisa melihat sosok ibu sebagai teman. Sebuah survei menunjukkan bahwa 71 persen perempuan usia 21 hingga 54 tahun menganggap ibunya sebagai teman.


Yang perlu dilakukan ibu masa kini adalah menyeimbangkan peran sebagai orangtua dan teman. Ibu juga perlu bersikap tegas, keras, dan disiplin terhadap anaknya. Bagaimana anak menghargai orangtua, dipengaruhi bagaimana ayah dan ibunya memosisikan diri.


Hubungan hierarki antara ibu dan anak berdampak positif pada penghargaan privasi setiap individu. Anda sebagai perempuan dewasa dan juga sebagai ibu memiliki kehidupan pribadi yang berbeda dengan anak perempuan Anda. Begitu pun dengan anak perempuan Anda, ia memiliki teman dan perlu bergaul dengan orang lain seusianya untuk membangun kepribadian dan jati dirinya. Adanya hierarki memudahkan orangtua dan anak untuk menjalani kehidupan masing-masing.


Bayangkan jika hubungan ibu-anak terlalu dekat sehingga semua kegiatan selalu dilakukan bersama. Yang terjadi adalah si anak terperangkap dalam kehidupan bersama ibunya dan merasa bersalah jika harus meninggalkan ibunya untuk bergaul bersama anak lain seusianya. Hubungan yang terlalu dekat seperti ini juga membawa pengaruh buruk bagi ibunya. Di saat harusnya ibu bisa melakukan berbagai kegiatan bersama komunitas ibu atau kegiatan positif lain, ia justru terperangkap dalam hubungan "pertemanan" dengan anak perempuannya.

Jika hubungan yang terlalu dekat sudah telanjur terjadi antara ibu dan putrinya, sikap dewasa menjadi solusinya. Anda sebagai ibu, perempuan dewasa, sudah semestinya mengambil peran ini. Bersikaplah dewasa, hargai privasi dan kemandirian anak perempuan yang menjelang dewasa. Dengan bersikap seperti ini, anak pun akan menghargai orangtuanya, tidak hanya sebagai teman, tetapi juga sebagai ibu.

Overweight atau Obesitas?

KOMPAS.com - Banyak yang tak sependapat tentang overweight dan obesitas. Kebanyakan dari kita menganggap kalau obesitas itu ya kelebihan berat badan (overweight). Kenyataannya, tak semua orang gemuk itu mengalami obesitas, dan banyak orang yang sebenarnya telah mengalami obsesitas tak menyadari ancamannya, yang jelas keduanya berbeda. Agar tidak salah, intip perbedaannya di sini. 1. Overweight Overweight atau kegemukan biasanya terjadi ketika jumlah cadangan lemak dalam tubuh berlebih. Inilah yang menyebabkan berat badan (BB) seseorang melebihi normal. Walau masih dalam taraf wajar, kegemukan bisa memengaruhi bentuk tubuh dan penampilan Anda. Jika dibiarkan, ini bisa memicu obesitas. Ibarat lampu lalu lintas, kegemukan itu lampu kuning, memperingatkan Anda untuk hati-hati. 2. Obesitas Obesitas terjadi ketika jumlah cadangan lemak sudah overload dan memiliki potensi mengganggu kesehatan tubuh dan menimbulkan banyak penyakit berbahaya. Lampu merah sudah menyala jika Anda termasuk dalam kategori ini. Segera hentikan lajunya, ini merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Setiap tahun, angka penderita obesitas semakin meningkat. Kurang gerak dan makan berlebih dinilai sebagai penyebab utama. 3. How Big is Your Fat? Tak perlu pusing-pusing memikirkan apakah Anda masuk dalam kategori normal, overweight, atau obesitas. Banyak cara yang bisa digunakan, antara lain: a. BMI WHO telah menyiapkan standar baku pengukuran berat badan yang dikenal dengan istilah body mass index (BMI). Cukup sediakan kertas atau kalkulator, Anda akan segera tahu jawabannya. BMI = Berat badan (satuan kg) : tinggi badan kuadrat (satuan meter) Contoh: Jika berat badan 66 kg dan tinggi 155 cm (1,55 m). Maka perhitungannya: BMI = 66 : (1,55 x 1,55) = 66 : 2,4 = 27,5 (overweight). Lihat hasil perhitungan Anda, dan lihat hasilnya di bawah ini: Kategori: Clinically underweight (14,0-16,0) Underweight (17,0-18,4) Normal (18,5-25,0) Overweight (25,1-30,0) Obese (30,1-40,0) Clinically Obese (>40,0) b. Ukur lingkar pinggang Hasil BMI juga perlu diimbangi degan pengukuran jumlah lemak di perut, lengan, serta paha. Hati-hati jika perut membuncit, timbunan lemuk di daerah perut berisiko tinggi dibanding bagian tubuh lain. Lemak perut memicu terjadinya keracunan organ hati. c. Besar lingkar pinggang Pria: risiko obesitas >90 cm Perempuan: risiko obesitas >80 cm

Diskonan Bisa Jadi Pengganti Seks?

KOMPAS.com — Jurnal Science memublikasikan sebuah hasil penelitian yang menyatakan bahwa sensasi kepuasan yang didapat wanita saat dan setelah berbelanja barang diskonan bisa disamakan dengan rasa yang dikecap saat ia merasa puas dalam hubungan seksual.

Para ahli mencapai kesimpulan ini setelah meneliti reaksi saraf emosional 50 orang relawan yang mendatangi clearance sale. Pengukuran yang sama juga dilakukan saat mereka menyaksikan film erotis. Suatu alat khusus digunakan untuk mengevaluasi pergerakan mata para relawan dan respons emosional tubuh mereka dengan perhitungan skala hingga 10. Penandaan di antara 5-7 menunjukkan rangsangan seksual dan angka tersebut juga terekam dan terlihat pada para relawan yang sedang berbelanja mendapatkan diskon besar atau hadiah saat belanja.

Monday, 8 November 2010

Habis Menikah Kok Jadi Gemuk?

KOMPAS.com - Banyak riset menunjukkan menjalin hubungan dan membangun romantisme dalam pernikahan meningkatkan kualitas hidup dan menyehatkan. Namun ada dua penelitian yang berseberangan dengan riset ini. Dikatakan, hidup berpasangan membuat perempuan lebih berisiko kegemukan.

Penelitian pertama didapat dari National Longitudinal Study of Adolescent Health yang memelajari status hubungan 7.000 pasangan muda. Status hubungannya beragam, mulai lajang, berpacaran, hidup bersama tanpa pernikahan, dan menikah. Ditemukan data bahwa risiko kegemukan pada perempuan lebih tinggi dibandingkan lelaki, apapun status hubungan mereka.

Lebih jelasnya, pasangan menikah memiliki risiko obesitas lebih tinggi, 107 persen pada lelaki dan 127 persen pada perempuan. Sedangkan pasangan yang hidup bersama tanpa pernikahan, risikonya lebih kecil 63 persen pada perempuan dan 30 persen pada lelaki.

Penelitian kedua dilakukan oleh Australian Longitudinal Study on Women's Health. Riset selama 10 tahun menunjukkan hasil:
* Perempuan lajang mengalani kenaikan berat badan sekitar 5 kg.
* Perempuan menikah naik berat badannya sebanyak 7 kg.
* Perempuan menikah dengan anak, berat badannya naik 9 kg.

Studi ini dilakukan dengan metode observasi yang dipengaruhi sejumlah variabel seperti ras, etnis, tingkat pendidikan, dan usia. Data yang ditemukan dari studi ini menunjukkan adanya perubahan gaya hidup saat pasangan berkencan dan berumahtangga.

Pakar diet Jennifer Nelson, MS, RD, dan Katherine Zeratsky, RD, menganalisa sejumlah penyebabnya. Seperti kurang berolahraga, waktu makan yang lebih rutin dan teratur, motivasi untuk menjaga berat badan, atau bentuk tubuh menurun setelah menikah. Hal inilah yang turut memengaruhi risiko kegemukan pada pasangan menikah.

Meski begitu, temuan ini tak bersifat mutlak. Anda dan pasangan tetap bisa hidup sehat dan tampil menarik seperti saat masih lajang dengan bantuan kreativitas yang romantis. Anda bisa mengikuti kelas olahraga berpasangan, kelas memasak masakan sehat untuk pasangan, atau berbagi makanan.

3 Kesalahan Perempuan Saat Bercinta

Untuk berhubungan intim dengan pasangan, Anda memang harus membuat diri Anda senyaman mungkin. Namun, Anda juga harus berani keluar dari zona nyaman Anda. Apa misalnya? Hanya berhubungan seks apabila diminta, karena Anda risih jika harus mengajaknya lebih dulu. Atau, Anda berpikir bahwa karena ia suami Anda, otomatis ia akan menerima diri Anda apa adanya, termasuk ketika penampilan Anda begitu lusuh.

Boleh saja Anda sesekali melakukannya, tetapi jangan dibiarkan jadi kebiasaan. Sebab, hal itu akan membuat Anda berdua cepat bosan. Anda juga harus memiliki peran dalam aktivitas bercinta ini. Jadi, tanyakan kepada diri Anda: apa yang bisa Anda lakukan untuk membuat si dia bahagia.

Pakar seks dan terapis keluarga, Dr Jane Greer, mengatakan, setidaknya ada tiga kesalahan yang dilakukan perempuan di tempat tidur:

Memakai daster lusuh atau piyama
Daster batik yang lusuh memang merupakan outfit yang paling nyaman digunakan untuk tidur. Namun, untuk sesi bercinta yang hebat bersama pasangan, daster lusuh adalah the biggest turn-off, hal yang paling cepat membuatnya ilfil. Jika Anda memang ingin merayu dan membuat hubungan Anda lebih bergelora, simpan dulu piyama Anda yang kedodoran itu. Temukan lingerie atau setelah bra dan celana dalam Anda yang membuat Anda merasa nyaman dan seksi. Apabila Anda merasa seksi, suami pun jadi turn on.

Tidak mau mendahului
Pria ingin pasangannya lebih sering mengambil inisiatif. Anda tak perlu diminta untuk membuka pakaian, membuat gerakan-gerakan striptis yang disukai suami, atau meminta melakukan apa yang Anda mau. Anda bahkan tak perlu menunggu sampai pasangan Anda yang mengajak Anda untuk berhubungan intim. Tunjukkan rasa sayang Anda, seret dia ke tempat tidur, lalu perlihatkan bagaimana kemampuan Anda di atas ranjang. Wow... suami pasti sangat menikmatinya.

Sering mengkritik
Dalam kondisi apa pun, orang tak suka dikritik kecuali jika kritik tersebut bermanfaat untuknya. Anda akan membuat pasangan menjadi kehilangan semangat dengan cepat jika Anda hanya mengatakan apa yang tidak Anda sukai darinya. Mengapa tak langsung mengatakan apa yang Anda inginkan darinya? Hal ini akan memberikan petunjuk baginya tanpa merasa disalahkan. Tentu, Anda tetap harus memberitahunya apabila apa yang dilakukannya menyakiti area vagina Anda.


Sumber : www.kompas.com

Mencari G-Spot

KOMPAS.com — Pasti Anda sudah mendengar istilah G-spot. Salah satu zona erotis perempuan ini sangat berperan sebagai organ pemberi rasa nikmat saat bercinta. Jika Anda berhasil mengeksplorasi, kenikmatan luar biasa menanti.

Sayang, banyak pria, bahkan perempuan sendiri, masih belum tahu banyak tentang hal ini. Bahkan bagi kebanyakan orang, keberadaannya masih berupa misteri, mungkin karena ukuran kecil dan letaknya yang tersembunyi. Mari kita mengenal lebih dekat si hot spot ini.

Apa itu G-spot?
G-spot adalah sekumpulan jaringan syaraf yang berbentuk seperti kacang dan berada di bawah permukaan liang Miss V yang menghadap ke arah depan tubuh. Meski lokasinya berbeda-beda, G-spot biasanya terletak di tengah, antara tulang pinggul dan serviks, sekitar 4,5 cm ke dalam Miss V.

Kata G-spot diambil dari inisial penemunya, seorang ginekolog dari Jerman, Ernst Grafenberg yang menemukannya di pertengahan abad ke-19. Para peneliti telah menemukan bahwa pada beberapa perempuan, rasa sensitifnya lebih banyak sepanjang dinding Miss V bagian atas, dan tidak hanya pada satu titik. Karena berada di bawah permukaan dinding Miss V, maka G-spot harus dirangsang secara tidak langsung melalui dinding Miss V.

Bagaimana menemukannya?
Seperti kita ketahui, G-spot merupakan titik rangsang seksual perempuan. Jadi, tak heran jika sentuhan-sentuhan yang mengenai G-spot, baik oleh Mr P maupun jari, akan memberikan sensasi berbeda bagi perempuan selama sesi bercinta. Sekali saja Anda atau pasangan menemukannya, maka tak sulit untuk menemukan lokasinya lagi.

Namun, Anda perlu menemukannya terlebih dahulu. Hingga kini diketahui posisi yang paling "menguntungkan" bagi perempuan saat bercinta adalah posisi merangkak, seperti woman on top. Mengapa? Karena G-spot dapat tersentuh dengan mudah oleh Mr P saat bergesekan dengan dinding depan saluran Miss V.

Tanda tersentuh dengan benar
Ingin tahu seperti apa rasanya ketika G-spot telah ditemukan dan terangsang dengan benar? Yang pasti, ada sensasi menggelitik dan luar biasa. Sensasinya bisa menyebar hingga ke seluruh tubuh. Beberapa perempuan malah bisa mencapai orgasme, dan ada juga yang mengeluarkan cairan seiring dengan kontraksi orgasmik tadi atau disebut juga ejakulasi, yaitu berproduksinya kelenjar cairan di selaput mukosa Miss V.

Berbeda dengan cairan pelumas dari Miss V yang encer dan bening, cairan yang diproduksi saat Anda mengalami ejakulasi lebih kental dan berwarna putih. Unsur ini mirip dengan cairan dalam air mani pria (tanpa sperma, tentu). Yang menarik lagi, pada sebagian perempuan ada yang merasakan ingin buang air kecil secara mendadak (meski perasaan ini biasanya lewat saja).

Tak selalu sama
Namun jangan putus asa jika Anda tidak merasakan apa pun. G-spot hanyalah salah satu ukuran kepuasan dalam kehidupan seksual. Selain itu, menurut penelitian, beberapa perempuan memiliki G-spot yang letaknya lebih tinggi dari Miss V-nya sehingga jari-jari mereka pun tak cukup panjang untuk mencapai daerah G-spot. Vibrator, jari-jari pasangan, atau Mr P mungkin bisa membantu melakukan hal itu dengan lebih baik.

Jangan kecewa pula jika ternyata Anda tak bisa menikmati sensitivitas G-spot. Pasalnya, ada beberapa perempuan yang hanya merasa setengah nikmat atau malah tidak nyaman sama sekali. Kalau begini, cari saja area sensitif di bagian tubuh lain dan tetap nikmati serunya acara bercinta Anda.

Stres Tidak Bikin Gemuk?

KOMPAS.com - Selama ini, yang kita ketahui salah satu penyebab kegemukan adalah stres. Namun, ternyata studi mengatakan bahwa stres bisa jadi menyebabkan sedikit peningkatan berat badan, bahkan tidak sama sekali.

Situs New York Daily News mengatakan bahwa seorang peneliti, Jane Wardle melansir sekitar 36 studi yang mencari kaitan antara stres dan peningkatan berat badan. Peneliti dari University College London ini menemukan bahwa mayoritas penelitiannya tidak menemukan hubungan antara tingkat stres seseorang dengan kenaikan berat badan mereka.

Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa hanya ada sedikit hubungan antara kenaikan berat badan dengan stres. "Kita berasumsi bahwa akan ada kaitan yang sangat erat antara stres dan obesitas. Pandangan umum mengatkana bahwa stres berkontribusi terhadap kenaikan berat badan," ujar Andrew Steptoe, yang juga mengambil bagian dalam penelitian ini. Namun, ketika diteliti lebih lanjut dengan studi ilmiah yang terukur, efeknya secara mengejutkan, hanya kecil, lanjutnya.

Studi ini menganalisa 32 studi internasional yang dilakukan antara tahun 1990-2000an. Semuanya meneliti mengenai level stres para partisipan, kemudian para relawan diteliti lagi untuk melihat apakah ada hubungan antara stres dan kenaikan berat badan.

Para partisipan diteliti mengenai stres akan pekerjaan, sementara lainnya diteliti mengenai tekanan hidup lainnya (sakit, perceraian, atau masalah harian). Secara umum, 69 persen studi tersebut tidak mendapatkan hubungan yang jelas antara tingkat stres dan kenaikan berat badan, sementara 25 persen lainnya menemukan adanya hubungan antara level stres dan peningkatan berat badan.

Sisa 6 persennya menemukan stres yang berat berhubungan dengan sedikit penambahan berat badan seiring berjalannya waktu. Ketika hasilnya dikumpulkan, ada sedikit hubungan antara tingginya level stres dan penambahan berat badan dan ini lebih condong kepada pria ketimbang wanita.

Steptoe mengingatkan bahwa dampak stres pada berat badan bisa jadi hanya kecil secara rata-rata, namun tentunya akan sangat berbeda pada setiap individu. Tipe stres, baik yang berhubungan dengan pekerjaan, masalah tertentu dalam hidup, juga bisa berdampak pada penambahan berat badan. Namun mengukur hal itu belum dapat diketahui.

Intinya, berdasarkan penelitian ilmiah terkini, stres tidak memiliki peran yang sangat besar dalam menambah berat badan seseorang. Namun, setiap orang memiliki ketahanan tubuh yang berbeda. Bisa saja hasil pada setiap orang berbeda-beda dan belum ada data yang mendukung hal ini.

Namun dalam penelitian tersebut tidak dikatakan jika wanita stres, kecenderungannya ia akan makan atau mengemil dan hal itu bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Meski begitu, tak ada salahnya untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran dengan menghindari stres dalam keseharian, ya?

Keajaiban dalam Kulit Buah dan Sayuran

KOMPAS.com — Kulit buah atau sayuran memang tidak selezat daging buahnya. Rasanya bisa pahit, asam, atau hambar sehingga orang cenderung membuangnya. Padahal, pada kulit inilah terletak nutrisi yang kerap disebut mampu melawan kanker, meningkatkan energi, dan lain sebagainya itu.

Dr Marilyn Glenville, mantan Presiden Food and Health Forum di Royal Society of Medicine, mengatakan bahwa semua buah dan sayuran memiliki suatu bio-sinergi, yang artinya manfaat nutrisi dari masing-masing bagian diperkuat oleh yang lain. Di bawah ini ada beberapa buah dan sayuran yang bisa Anda makan bersama kulitnya.

Buah kiwi
Kulit buah kiwi yang berambut mengandung antioksidan yang tinggi, yang diyakini mampu berfungsi sebagai antikanker, antiperadangan, dan antialergen, demikian menurut Dr Glenville. "Kulitnya mengandung antioksidan tiga kali lebih banyak daripada dagingnya. Selain itu juga bisa melawan bakteri, seperti Staphylococcus dan E-coli, yang membuat Anda keracunan makanan," katanya.

Cara memakannya: Jika kulit buah kiwi terasa terlalu asam, pilih buah kiwi jenis gold (bisa Anda beli di hipermarket) yang rasanya memang manis. Kulitnya juga tak terlalu berbulu, tetapi menyediakan manfaat yang sama. Masukkan kulitnya juga jika Anda membuat jus kiwi.

Nanas
Tentu, Anda tidak harus mengunyah kulit nanas yang berduri itu. Yang harus Anda makan adalah bagian tengahnya yang keras. Nanas sendiri kaya akan serat dan vitamin C, dan manfaat utamanya terletak pada enzimnya yang disebut bromelain. Bromelain berfungsi memecahkan makanan, dan jaringan mati yang tinggal di dalam sistem pencernaan sehingga melindungi perut.

"Bagian pusat dari nanas ini mengandung konsentrasi bromelain dua kali lipat daripada daging buahnya," papar Dr Glenville.

Cara memakannya: Tekan dan hancurkan bagian tengahnya, dan tambahkan perasannya ke dalam smoothies. Daging buahnya bisa ditambahkan ke dalam sup atau kaserol untuk memberikan lebih banyak serat.

Brokoli
Yang membuat brokoli menjadi berat ketika ditimbang adalah tangkainya. Tangkai ini biasanya dibuang, padahal tangkai itulah alasan kita mengonsumsi brokoli. "Tangkai brokoli mungkin tidak terlalu terasa seperti bunganya, tetapi memiliki kandungan kalsium dan vitamin C yang lebih tinggi," kata Dr Glenville. Tangkai brokoli juga kaya serat larut sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama.

Cara memakannya: Potong-potong tangkai brokoli menjadi seukuran kentang goreng, lalu tumis atau rebus bersama bahan makanan lain.

Pisang
Para peneliti di Taiwan mendapati bahwa ekstrak kulit pisang bisa menghapus depresi karena kaya akan serotonin, senyawa kimia yang menyeimbangkan mood. Kulit pisang juga baik untuk mata karena mengandung antioksidan lutein yang melindungi sel-sel mata dari paparan sinar ultraviolet. Hal inilah yang bisa menyebabkan katarak.

Cara memakannya: Tim peneliti Taiwan ini menganjurkan untuk merebus kulit pisang selama 10 menit, lalu meminum air rebusannya yang sudah dingin. Atau, masukkan ke dalam juicer, lalu minum jusnya.

Bawang putih
Menurut para peneliti dari Jepang, kulit bawang putih mengandung enam senyawa antioksidan yang berlainan. Mengupas bawang putih bisa menghilangkan antioksidan phenylpropanoid yang membantu melawan proses penuaan dan melindungi jantung.

Cara memakannya: Tuangkan minyak zaitun di atas setengah atau seluruh siung bawang putih, lalu taruh di atas baki bersamaan dengan ayam atau sayuran yang sedang Anda panggang.

Buah-buahan sitrus
Kulit jeruk dan tangerine memiliki jenis antioksidan kuat yang disebut super-flavonoids, yang bisa mengurangi kadar kolesterol jahat secara signifikan, tanpa menurunkan kadar kolesterol baiknya. Antioksidan yang didapatkan dari kulit 20 kali lebih kuat daripada yang didapat dari jus.

"Hal yang sama berlaku untuk semua buah-buahan sitrus," kata Dr Glenville. "Sumsumnya yang berwarna putih mengandung pektin yang tinggi, yaitu komponen serat diet yang diketahui mampu menurunkan kolesterol dan melawannya dengan bakteri baik."

Cara memakannya: Tambahkan parutan kulit buah sitrus ke kembang kol, keju, atau cake dan muffin. Atau, masukkan seluruh buah yang belum dikupas ke dalam juicer sehingga Anda mendapatkan seluruh manfaatnya.

Kentang
Kebanyakan orang tahu bahwa kulit kentang itu sehat, tetapi tak banyak yang tahu alasannya. Kulit adalah sumber nutrisi dari kentang. Sekepal kulit kentang menyediakan separuh dari asupan harian serat larut, potasium, zat besi, fosfor, seng, dan vitamin C. "Per pon-nya, kentang mengandung lebih banyak vitamin C daripada jeruk sehingga baik untuk siapa saja yang ingin mencegah flu," kata Dr Glenville.

Cara memakannya: Jadikan kentang panggang berikut kulitnya, rebus dan tumbuk dengan kulitnya menjadi kentang tumbuk, atau potong-potong menjadi wedges, celupkan ke dalam sedikit minyak zaitun, lalu panggang sebagai potato wedges.

7 Alasan Anda Perlu Makan Telur

KOMPAS.com — Telur itu sungguh lezat, terutama bagian kuning telurnya. Tak heran bila orang senang mengolah telur menjadi lauk teman makan nasi. Selain lezat, telur ternyata juga menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan. Bila Anda masih ragu untuk mengonsumsi telur karena khawatir kolesterol naik, ada tujuh hal yang bisa Anda pertimbangkan lagi:

1. Sumber protein. Telur sumber protein yang alami, bahkan merupakan satu dari protein berkualitas tertinggi. Bahan makanan ini menyediakan semua asam amino yang diperlukan oleh tubuh kita.

2. Sumber energi. Butuh sarapan kilat? Ambil saja telur rebus. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan berprotein tinggi untuk sarapan, seperti telur, bisa membantu Anda merasa lebih berenergi dan lebih kenyang sepanjang hari. Manfaat sarapan sendiri juga untuk memperbaiki memori dan meningkatkan konsentrasi.

3. Telur itu ekonomis. Bila dirata-rata, per butir telur harganya hanya Rp 1.200-Rp 1.400. Artinya, jauh lebih murah daripada bahan makanan berprotein tinggi lain per porsinya.

4. Telur baik untuk jantung. Penelitian yang telah dilakukan selama lebih dari 30 tahun menyimpulkan bahwa orang dewasa yang sehat bisa menikmati telur tanpa memengaruhi risiko penyakit jantung.

5. Gampang dimasak. Hanya dengan direbus, dibuat telur mata sapi, atau telur dadar, Anda bisa mendapatkan sarapan yang lezat. Waktu memasaknya tak lebih lama daripada jika Anda membuat sereal atau oatmeal.

6. Baik untuk perkembangan janin. Telur merupakan sumber kolin, nutrisi penting untuk perkembangan janin dan bayi. Ibu hamil yang mendapatkan cukup kolin dalam menu makanannya bisa membantu mengurangi risiko cacat lahir tertentu pada bayi, dan mendukung perkembangan otak dan memorinya.

7. Mengandung vitamin dan mineral. Sebutir telur memiliki 13 vitamin dan mineral penting dalam jumlah yang bervariasi. Sebutir telur juga hanya mengandung 70 kalori. Jadi selama tak dikonsumsi berlebihan, telur aman dikonsumsi setiap hari.

Sumber : www.kompas.com

Khasiat Sarang Semut

Sarang semut dengan nama ilmiah myrmecodia pendans, yang berasal dari benalu kayu besi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Sarang semut ini berfungsi sebagai obat berbagai penyakit, dari penambah stamina, hingga penyakit kanker yang konon tidak ada obatnya.
Menurut Suhirman, salah satu agen, sarang semut memiliki senyawa kimia yang dapat membantu penyembuhan secara cepat. "Sarang semut itu sebenarnya benalu, karena di dalamnya ada semacam labirin jadi ditinggali semut. Di dalamnya ada zat flavanoid dan Tanin. Flavonoid berguna untuk pencegahan kanker, kalau tanin gunanya buat penyembuhan penyakit," kata Suhirman saat ditemui Kompas.com di Festifal Bunga 2010 di Pasar Bunga Raewa Belong, Jakarta Barat, Kamis (4/11/2010).
Penyakit yang dapat disembuhkan lewat sarang semut ini antara lain berbagai jenis kanker dan tumor, jantung koroner, ambien, TBC, lupus, stroke, dan menambah stamina pria. Menurut Suhirman, proses penyembuhan lewat sarang semut ini relatif cepat, sekitar 7 hari.
"Kalau wasir, kanker yang stadium 1 atau 2 gitu paling minum 3-5 hari berturut-turut sudah mulai sembuh. Tapi kalau yang jantungnya bocor atau kanker yang sudah stadium 4 butuh lebih lama lagi. Bisa seminggu atau seminggu setengah," ungkapnya.
Untuk mengonsumsinya, sarang semut ini harus direbus terlebih dahulu. Air hasil rebusan kemudian diminum. Dalam sehari, sarang semut harus diminum 2 kali, pagi dan sore hari. "Kalau yang sudah jadi bubuk rebus 2 sendok makan sarang semut dicampur 3 gelas air. Kalau yang masih utuh, rebus segenggam sarang semut dicampur juga dengan 3 gelas air. Minum dingin atau panas ngak apa-apa," jelas Suhirman.
Sarang semut bisa didapatkan dalam dua jenis, bubuk dan kering. "Kalau yang bu uk itu sudah diparut, kalau yang kering itu dioven. Tapi dua-duanya sama-sama ampuh, nggak ada beda," jelas Suhirman.
Harga sarang semut bubuk ukuran plastik 0,25 kg Rp 150.000. Sedangkan sarang semut yang dioven berharga sekitar Rp 200.000 per bungkus.
Walaupun harganya relatif mahal, Suhirman mengatakan bahwa sarang semut ini dapat direbus hingga berkali-kali. "Ini bisa direbus sampai 10 kali mungkin. Pokoknya selama hasil rebusannya masih berwarna pekat sarang semutnya bisa direbus lagi. Tapi kalau setelah direbus airnya agak bening berarti sudah tidak bisa direbus lagi, harus diganti yang baru sarang semutnya," jelas Suhirman.

Sumber : www.kompas.com

Tips Hindari Perut Kembung

Perut kembung adalah indikasi bahwa perut kita kelebihan gas. Berdasarkan riset, sumber utama dari masalah ini adalah proses pencernaan yang lambat. Jika kita termasuk orang yang sering mengalami masalah perut kembung, boleh jadi ada yang salah dengan kebiasaan makan kita. Dan Dr. Saptawati Bardosono, MSc., ahli gizi dari Pengurus Pusat Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) memberikan panduan sederhana agar kita terbebas dari masalah perut kembung.

* Kurangi konsumsi makanan yang dapat menimbulkan gas di dalam perut, seperti kol, brokoli, bawang, cabai, dan buah sitrus.

* Hindari stres, makan dengan terburu-buru, serta kebanyakan minum saat makan.

* Konsumsi buah nanas dan asparagus. Nanas mengandung enzim bromelin yang dapat membantu fungsi pencernaan. Sedangkan asparagus, merupakan probiotik yang dapat memfasilitasi bakteri baik, yang berguna dalam mengurangi kelebihan gas di dalam usus.

* Minum teh dicampur dengan beberapa tanaman herbal yang bersifat karminatif (mengatasi kembung), seperti peppermint, jahe, jeruk nipis, atau chamomile.

Sumber : www.kompas.com