iklan 1

Saturday, 4 December 2010

10 Makanan untuk Kecerdasan Anak

Penelitian membuktikan, kekurangan 1 mineral dan vitamin yang penting untuk otak bisa menurunkan kesiagaan mental otak. Pola makan yang kaya buah dan sayuran, gandum, ditambah dengan daging dan ikan dapat mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin utama yang diperlukan bagi kesehatan fisik dan mental.


Apa saja bahan makanan yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi serta berpikir anak-anak? Berikut 10 bahan makanan yang dianjurkan oleh dr Saridian Satrix W, SpGK:

1. Salmon
Salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega 3 -DHA dan EPA- yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan, orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Kandungan asam lemak omega 3 untuk per 100 gram ikan salmon adalah 2,2 gram. Kebutuhan anak-anak akan omega 3 per hari adalah 1,2 gram.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat. Kandungan kolin dalam 1 butir telur berukuran besar adalah 126 mg. Bandingkan dengan 2 sendok makan selai kacang yang hanya mengandung 20 mg dan 300 gram daging sapi degan kandungan 66 mg kolin. Kebutuhan anak-anak akan kolin 200-375 mg per hari.

3. Selai kacang
Kacang tanah (peanut) yang banyak diolah menjadi selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan sumber antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi. Setiap 2 sendok makan selai kacang mengandung 2,9 mg vitamin E, sedangkan kebutuhan anak-anak per hari antara 4-10 mg.

4. Kacang-kacangan lain
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin, dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat maakn siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya, khususnya ALA, jenis asal omega 3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.

5. Gandum murni

Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf. Gandum mengandung vitamin B sebanyak 1,5 mg per 100 gram. Sedangkan kebutuhan vitamin B pada anak-anak adalah 1 mg per hari.

6. Havermut
Havermut merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan gizi penting bagi otak. Havermut dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, havermut akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Havermut juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potasium,d an seng yang membuat tubuh dan otak berfungsi pada kapasitas penuh. Kandungan vitamin E pada 250 gram havermut adalah 0,08 mg. Kandungan vitamin B 0,26 mg per 250 gram havermut dan seng 6,19 mg per 250 gram havermut.

7. Beri

Kelompok keluarga beri (stroberi, ceri, bluberi), semakin kuat warnanya semakin banyak zat gizi yang dikandungnya. Beri mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak bluberi dan stroberi mengalami perbaikan dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah beri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega 3.

8. Sayuran berwarna

Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, dan bayam adalah sayuran yang kaya gizi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan yoghurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis zat gizi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter, dan enzim. Susu dan yoghurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak adalah salah satu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Kandungan zat besi dalam 100 gram daging sapi adalah 4,05 mg. Sedangkan kebutuhan akan zat besi pada anak-anak adalah 3-10 mg per hari.

Sumber ; kompas.com

Kiat Berbagi "Quality Time" dengan Anak

Banyak ibu bekerja yang mengeluh kurangnya waktu untuk dihabiskan bersama anak-anak. Anda harus berangkat ke kantor ketika anak masih tidur, dan kembali ke rumah saat anak sudah teler dan ingin tidur.

Kalau sudah begini, bagaimana bisa melakukan bonding dengan anak?

Ketimbang memperdebatkan berapa lama waktu yang ideal untuk dihabiskan bersama anak, lebih baik cari cara yang menyenangkan dan bermanfaat untuk menemani anak meskipun waktunya cuma 30-45 menit sehari. Berikut beberapa inspirasinya:

* Menumbuhkan rasa aman adalah hal penting di masa anak-anak. Untuk itu, bangun kepercayaannya pada lingkungan. Dengan melihat kita berada di sampingnya sambil tersenyum dan menyapanya saat bangun pagi, serta mengucapkan selamat tidur saat mengantarnya ke peraduan, ia tak hanya akan gembira, tetapi juga merasa diterima kehadirannya.

* Berikan sentuhan sebanyak-banyaknya kepada si buah hati setiap kali Anda berada di dekatnya. Pelukan, kecupan, belaian, elusan, atau tepukan hangat akan membuatnya merasa nyaman. Hal ini juga berlaku untuk anak-anak yang sudah besar di usia sekolah. Kenyamanan inilah yang membuatnya merasa menjadi bagian penting dari keluarga. Ia merasa disayang dan tahu bahwa Anda tetap memerhatikannya. Konsep ini memupuk kepercayaan dirinya.

* Saat bangun pagi, lakukan aktivitas apa pun bersama. Berolahraga bersama, membantu anak-anak yang sudah bersekolah menyiapkan keperluannya, atau sekadar bercanda ria di tempat tidurnya sebelum Anda bersiap bekerja.

* Ubahlah berbagai aktivitas sederhana menjadi kegiatan istimewa. Di akhir minggu, ajak si kecil mandi di halaman belakang. Kegiatan menyenangkan ini akan semakin erat menautkan hubungan ibu dan anak.

* Tunda dulu membaca surat kabar di pagi hari. Kegiatan ini toh bisa dilakukan di perjalanan ke tempat kerja. Lebih baik, curahkan perhatian kepada anak di waktu sarapan bersama. Dengarkan celotehannya dan tanggapi dengan antusias.

* Di usia prasekolah atau sekolah, anak-anak mulai senang membantu orangtua melakukan pekerjaan rumah. Biarkan ia terlibat dalam aktivitas yang Anda lakukan. Menyumbang tenaga dalam proses persiapan sarapan, misalnya. Mungkin awalnya akan terjadi kesemrawutan di sana-sini, tetapi dari situlah ia belajar banyak mengenai kehati-hatian saat memegang barang pecah-belah, belajar mengenai keteraturan letak, keserasian, dan belajar hal-hal lainnya.

* Anda pun masih bisa menunjukkan kasih sayang dengan cara-cara unik. Seperti menyelipkan catatan kecil di tas bekalnya, "Selamat makan, Sayang. Mama sayang Kakak!" Usaha ini simpel namun sangat berarti bagi sang buah hati karena ia merasa begitu diperhatikan oleh ibunya.

* Sebelum anak berangkat sekolah, cium pipi atau keningnya sambil katakan bahwa sepulang bekerja ibu dan dia akan bertemu lagi. Sambil melepas anak ke sekolah, berpesanlah pada anak untuk menikmati kegiatannya di sekolah. "Senang-senang ya, Nak!"

* Momen kedatangan ibu di rumah bagi anak merupakan hal istimewa. Lantaran itu, mereka selalu menunjukkan keinginan untuk bercerita dan bermain bersama. Tersenyumlah selalu saat anak menyapa Anda. Berikan pelukan hangat dan sama. "Hai Sayang, Bunda kangen banget!", atau "Sebentar ya, Nak. Bunda bersih-bersih dulu, setelah itu kita main bersama, ya." Meski lelah sehabis bekerja, lakukan setiap kegiatan yang memungkinkan bersama si kecil.

* Malam sebelum tidur merupakan momen yang paling baik bagi orangtua untuk menjalin hubungan emosional yang lebih berkualitas. Sebelum masuk ke kamar anak yang sudah tidur sendiri, mintalah izin terlebih dulu. Duduklah berhadapan dengan anak, atau bersisian. Orangtua dapat memulai komunikasi, "Nak, gimana perasaanmu hari ini? Kalau ada yang enggak enak, mudah-mudahan Bunda bisa bantu."

Obrolan singkat seperti itu akan membantu orangtua memahami perasaan anak. Untuk memancing keterbukaannya, berceritalah terlebih dulu, "Bunda hari ini senang sekali karena tadi siang ketemu teman kecil Bunda." Bila anak memang menginginkannya, bercakap-cakaplah hingga waktu tidur tiba. Lanjutkan aktivitas dengan berdoa bersama, dan membacakan buku cerita, sebelum mengantar sang buah hati terlelap.

Narasumber: Irma Gustiana A, MPsi, dari Lembaga Psikologi Terapan UI, Jakarta, dan Titi Natalia, MPsi, dari Universitas Tarumanegara Jakarta.

Sumber ; kompas.com

Anakku Kok Sulit Tidur?

Anak saya berusia 1 tahun. Akhir-akhir ini ia sulit sekali tidur. Dia baru tidur kalau sudah di atas pukul 09.00 malam. Tidurnya pun kurang nyenyak, sering mengigau dan lasak (tidak bisa diam). Namun, kalau tidur siang, ia bisa pulas. Kalau siang hari, ia bisa tidur sampai 2 kali.

Pernah saya coba agar tidur siang hanya sekali. Akan tetapi, tetap saja ia tidur malam lewat pukul 09.00 malam. Padahal semua sudah saya lakukan, misalnya meredupkan lampu kamar, mengganti baju dengan pakaian tidur, dan memijat lembut. Pertanyaannya, bagaimana cara agar si anak bisa tidur di bawah pukul 09.00 malam?

Saya juga masih memberi ASI buatnya. Walau akhir-akhir ini saya merasa kurang nyaman karena puting saya terluka. Bagaimana caranya agar lekas sembuh dan anak bisa nyaman? -Haryanti, Tegal, Jateng.


Jawaban dari Dra Mayke S. Tedjasaputra, MSI, psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan UI:
Mengenai pemberian ASI, sebaiknya konsultasikan ke rumah sakit terdekat, ke dokter bagian laktasi. Mengapa si kecil akhir-akhir ini lebih sulit tidur malam, lasak, kurang nyenyak, suka mengigau? Entah apa penyebabnya. Namun, menurut dugaan saya, puting yang terluka bisa mengganggu kenyamanan anak saat minum ASI, sehingga membuat anak resah dan hal ini memengaruhi keadaan tidurnya. Oleh karena itu, usahakan untuk segera mengatasi pemberian ASI dengan konsultasi ke bagian Laktasi.

Selain itu, ibu perlu melakukan pengamatan setidaknya seminggu lamanya, bagaimana keadaan anak sejak pagi hari sampai menjelang tidur. Dengan siapa dia bermain, apa saja kegiatannya, apakah hampir setiap hari dia suka mengigau, apakah ada perubahan suasana di rumah?

Kalau ada sesuatu yang mencurigakan, segera ambil tindakan, misalnya pengasuh yang sering mengancam, ada anggota yang suka mengganggu anak, dan lain-lain. Sementara ini usahakan agar ketika menjelang tidur malam, lakukan kegiatan yang tenang, misalnya sama-sama membuka buku untuk ditunjukkan gambar-gambarnya sambil menyebutkan nama gambar, atau ajak dia bermain dengan boneka dan buat percakapan antarboneka, skelipun dia belum bisa berbicara.

Nyanyikan lagu-lagu yang menenangkan untuk pengantar tidur anak. Pada jam yang ditentukan, ajak anak memejamkan mata, sambil diceritakan dan peluk anak sejenak agar dia merasa aman dan nyaman. Apabila usaha sudah dilakukan secara maksimal tetapi belum juga membuahkan hasil, konsultasikan masalah ini dengan psikolog anak yang ada di kota Anda.

Waktu tidur perlu diatur kembali, usahakan satu kali tidur siang, sebab kalau tidur siang terlalu lama, maka malam hari hilang kantuknya. Mengatur jadwal tidur perlu dilakuakn beberapa hari/minggu berturut-turut, tidak bisa hanya satu dua kali akan berhasil sebab tubuh butuh perlu menyesuaikan diri kemabali sambil dicapai keadaan seimbang.

Sumber ; kompas.com

Masa-masa Penting dalam Kehidupan Anak

Kapan sih si kecil harus dibawa ke dokter gigi? Usia berapa ia sudah bisa membersihkan hidungnya pada waktu flu? Kapan anak dapat mengendarai sepeda roda tiga? Berikut jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang biasanya ada di benak orangtua. Namun ingat, tiap anak adalah individu unik alias berbeda. Masing-masing memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda.

Boks bayi
Saat bayi menginjak usia 3 bulan, tidurkan dia di dalam boksnya dan jangan di tempat tidur Anda. Soalnya, semakin bertambah usia anak, semakin susah bagi Anda untuk membiasakan dia tidur sendiri.

Menginjak usia 2 tahun, pindahkan anak dari boks bayi ke tempat tidur anak-anak mengingat tinggi badan anak sudah bertambah sehingga risiko melompati pagar boks semakin tinggi. Untuk menghindari jatuh, sebaiknya sediakan tempat tidur anak-anak.

Mainan untuk menenangkan bayi
Pada saat bayi berusia 2 sampai 3 bulan, sebaiknya mainan untuk membuat bayi tenang jangan diletakkan di tempat yang bisa dijangkau oleh bayi. Di usia 3 atau 4 bulan, bayi suka memasukkan benda ke dalam mulutnya. Oleh karena itu, sebaiknya mainan tersebut disingkirkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengenalkan huruf, angka, bentuk, dan warna
Anda dapat mulai mengajarkan huruf-huruf, angka, warna, dan bentuk saat bayi berusia 6 bulan. Walaupun pemahaman mereka membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tidak ada salahnya memperkenalkan konsep-konsep tersebut kepada anak-anak sejak dini. Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Gunakan buku-buku yang berisi gambar-gambar menarik, contoh-contoh nyata seperti menyanyi, membaca buku, dan lainnya.

Biarkan bermain dengan sesama bayi
Bayi-bayi lebih tertarik dengan sesama bayi daripada dengan orang dewasa. Pada usia 2 sampai 3 bulan, mereka saling memandang dan memerhatikan. Di umur 9 sampai 12 bulan, mereka saling memberikan dan bertukar mainan dan saling meniru. Untuk menghindari pertengkaran dan demi menciptakan suasana yang menyenangkan, sediakan dua macam mainan yang sama.

Binatang piaraan
Usahakan untuk tidak memelihara binatang sampai anak berusia 2 tahun. Anak usia 2 tahun sudah memperlihatkan rasa tertarik saat melihat ikan di akuarium dan biasanya mereka ingin memegang ikan yang ada di dalam akuarium tersebut.

Untuk binatang piaraan seperti kucing sebaiknya tunggu sampai anak-anak berusia 3 atau 4 tahun. Anak pada usia ini belum dapat diberi tanggung jawab untuk mengurus binatang seperti memberi makanan. Hal ini baru dapat dilakukan saat mereka berusia paling tidak 7 atau 8 tahun atau bahkan lebih tua dari itu, dan tentu saja tetap perlu diawasi.

Tempat penitipan
Sebaiknya Anda menitipkan anak pada tempat penitipan atau memasukkannya ke kelompok bermain saat usianya menginjak 3 tahun. Bagaimanapun juga, Anda perlu mempertimbangkan faktor-faktor kemandirian, temperamen, dan sosialisasi anak dengan teman sebayanya.

Melakukan tugas
Anda dapat mulai mengajarkan tugas sehari-hari sejak anak berusia 18 bulan. Membereskan mainan, meletakkan pakaian kotor di keranjang pakaian kotor, atau meletakkan serbet di meja makan merupakan permulaan yang baik untuk diajarkan kepada anak-anak.

Pada awalnya mereka memerlukan bantuan Anda, tetapi lama-kelamaan dapat melakukannya sendiri dan tanpa Anda sadari ternyata si kecil dapat melakukan lebih dari yang diajarkan.

Bila usianya bertambah, tambahkan juga tugas yang dapat diajarkan kepada mereka, seperti menyiram tanaman, membersihkan sesuatu yang tumpah, membereskan tempat tidur, dan membawa piring-piring plastik ke tempat cuci piring.

Kehadiran adik
Jelaskan kepada anak mengenai bayi yang Anda kandung pada triwulan kedua dari kehamilan karena pada saat ini kandungan mulai tampak dan kemungkinan keguguran telah berlalu.

Ingat, anak-anak sangat konkret. Jadi, berapa pun usia mereka, pastikan untuk memberitahukan kepada mereka apa peran dan tugas yang dapat mereka lakukan pada saat kelahiran adiknya. Anda juga dapat mengajaknya saat melakukan USG sehingga memberi masukan kepadanya untuk memahami kehamilan.

Gigi
Sebaiknya bawa bayi ke dokter gigi sekitar 6 bulan sesudah gigi pertamanya keluar atau tidak melewati ulang tahunnya yang pertama. Disarankan anak-anak ke dokter gigi pada usia 3 tahun atau bila diperlukan sebelum 3 tahun jika ada masalah dengan giginya. Carilah dokter gigi spesialis anak atau dokter gigi yang telaten dan bersikap ramah kepada anak sehingga si kecil tak merasa takut.

Perosotan
Anda dapat membiarkan anak bermain perosotan tanpa dipegang pada usia 15 sampai 18 bulan. Begitu ia dapat berjalan dengan baik, dia mampu mengontrol tubuhnya. Anak usia ini sudah mampu, kok, menjaga keseimbangan tubuhnya ketika meluncur dan “mendarat” di bawah dengan aman.

Ayunan
Tiga sampai enam bulan sesudah dia dapat berjalan, Anda dapat membawanya bermain ayunan untuk anak-anak yang lebih besar. Begitu seorang anak sudah dapat berjalan dengan baik, mereka mampu menjaga keseimbangan tubuhnya dengan baik. Artinya, mereka dapat menyesuaikan tegangan lengan mereka untuk menjaga keseimbangan dan mengontrolnya. Pastikan posisi ayunan dekat dengan tanah, dan dorong dengan pelan untuk menghindari kecelakaan.

Mainan beroda
Anda juga sudah dapat membelikan anak mainan yang bisa dikendarai, seperti mobil-mobilan atau sepeda-sepedaan. Sebagian anak ada yang sudah dapat mengatur kaki mereka untuk mengayuh ke depan dan ke belakang; sementara sebagian lagi masih memerlukan bantuan kita untuk mendorongnya.

Pada usia 18 bulan, Anda sudah dapat membelikannya sepeda roda tiga. Walaupun dia belum terlalu bisa mengatur gerakan mengayuh, anak tetap dapat menikmati mainannya sambil memegang pegangannya.

Gelas hirup
Pada usia 18 bulan, hentikan pemakaian gelas hirup/bercorong. Pada usia tersebut, anak sudah harus dapat menggunakan cangkir/gelas untuk minum kecuali di dalam kendaraan atau di tempat bermain. Biasakan anak minum di gelas. Untuk mengantisipasi air yang tumpah, sediakan tisu/lap atau ajari ia minum dengan menggunakan sedotan.

Badut
Biasanya anak-anak di bawah 3 atau 4 tahun takut dengan badut. Namun, ada juga yang tidak takut. Anda dapat mengetahui hal ini dari reaksi mereka ketika melihat badut. Bila mereka biasa-biasa saja, berarti tidak masalah. Namun bila mereka takut dan berteriak, Anda dapat membawanya mendekati si badut di tahun berikutnya.

Bepergian tanpa anak
Anda dapat bepergian tanpa anak pada saat bayi berusia di bawah 5 bulan. Pada usia 5 bulan ke bawah, bayi tidak/belum merasakan kehilangan Anda. Dalam beberapa hal, bayi lebih dapat berpisah daripada anak balita yang sudah lebih mengenal Anda.

Semakin Anda dekat dengan anak, semakin susah mereka ditinggalkan. Jadi, bila sejak dini Anda membiasakan pergi tanpa anak atau membiasakan anak dititipkan kepada seseorang yang Anda percaya untuk mengurusnya, di usianya yang lebih tua semakin mudah bagi Anda dan dia untuk tidak selalu bersama-sama. Lagi pula, Anda dan pasangan sesekali berhak untuk menikmati waktu hanya berduaan.

Meniru
Anak-anak di usia 3 tahun senang meniru apa yang dilakukan oleh orang dewasa, bersikap seperti orang dewasa, dan membuat senang orang dewasa. Jadi, kebiasaan yang Anda lakukan di depan anak biasanya akan ditiru si kecil. Misalnya, menggendong adik. Biarkan kakak sulung menggendong adiknya bila menurut Anda tidak bahaya. Jelas sekali anak-anak memerlukan kekuatan tertentu, koordinasi, dan tuntunan untuk menggendong adiknya. Sejauh dia selalu diawasi—duduk di sebelah orangtuanya atau orang dewasa lain—Anda tidak perlu khawatir.

Sumber : kompas.com

6 Fakta tentang Puting Payudara

Semua orang memilikinya, namun orang bisa terkaget-kaget ketika melihat puting payudara. Aneh, bukan? Semua mamalia memiliki puting, karena hewan betina menggunakannya untuk menyusui anaknya. Hal inilah yang menyebabkan manusia juga merupakan bagian dari mamalia, karena kita juga melahirkan dan menyusui. Jadi, puting payudara bisa merupakan sesuatu yang sangat alami, tetapi juga sangat erotis. Anda ingin tahu fakta-fakta unik tentang puting payudara?

1. Puting adalah area yang erotis, dalam arti sangat sensitif terhadap sentuhan, dan bisa dirangsang secara seksual. Bila pria atau wanita sedang terangsang, hal ini bisa dilihat antara lain dari putingnya yang menegak. Tetapi, puting yang tegak tidak selalu berarti Anda sedang terangsang. Perubahan suhu juga bisa menstimulasi area ini untuk berdiri, terutama jika udara sedang dingin.

2. Tidak seperti penis yang sedang ereksi, yang membesar karena terisi dengan darah, puting yang ereksi disebabkan oleh otot-otot yang berkontraksi di bawah kulit. Kejadiannya sama seperti ketika bulu kuduk Anda berdiri saat Anda merasakan sesuatu yang seram. Hanya saja, pada puting, efeknya memang jauh lebih hebat. Beberapa wanita dan pria bahkan bisa orgasme hanya dari stimulasi puting payudara. Meskipun Anda tidak pernah mendapatkan orgasme hanya dari stimulasi puting, namun berfokus pada stimulasi puting biasa terjadi saat foreplay.

3. Sebagian orang (sekitar 1 dari 8 orang) memiliki puting "cadangan", atau puting ketiga. Beberapa tokoh terkenal yang memiliki puting cadangan ini antara lain Lily Allen dan Mark Wahlberg. Mengapa pria memiliki puting? Jawabannya karena wanita juga memilikinya. Sejak masih di dalam kandungan hingga usia janin sekitar 14 minggu, ketika jenis kelamin mulai memisah, semua janin akan terlihat sama. Pria dan wanita dibentuk dari "template" yang sama, dan karenanya sama-sama memiliki puting.

4. Puting payudara tak ada yang sama. Masing-masing memiliki ukurannya sendiri. Beberapa orang bahkan memiliki puting yang masuk ke dalam, bukannya ke luar. Puting seperti ini tidak membahayakan kesehatan, namun membuat Anda akan sulit menyusui kelak. Warna puting juga bisa menjadi gelap akibat perubahan hormon yang disebabkan oleh kehamilan atau menyusui. Alat kontrasepsi juga bisa menyebabkan fluktuasi hormon, yang menggelapkan warna puting. Namun ada pula puting yang akan menjadi lebih gelap seiring bertambahnya usia.

5. Pada puting tidak tumbuh rambut, namun pada areola (area sekitar puting) biasanya ada. Anda baru perlu khawatir dengan tumbuhnya rambut pada payudara jika tumbuh secara tiba-tiba, tebal dan kasarnya tidak seperti biasanya, atau tumbuh langsung di puting, bukan pada areola. Jika tumbuhnya rambut pada areola mengganggu Anda, Anda bisa mencabutnya. Mencukur tidak disarankan.

6. Sebagian perempuan memiliki tonjolan-tonjolan pada areolanya (bagian berwarna kehitaman yang melingkari puting). Tonjolan ini disebut Montgomery Bodies, dan normal saja. Ada perempuan yang memiliki puting yang kecil dan areola yang lebar, yang lain sebaliknya. Apa yang disebut normal dalam hal payudara ternyata sangat luas. Jadi, Anda tak perlu khawatir soal itu. Yang wajib Anda lakukan adalah melakukan pemeriksaan payudara secara rutin, untuk mengetahui apakah ada benjolan yang bisa menyebabkan kanker payudara.

Sumber : kompas.com

Upgrade Gaya Missionary Anda!

Posisi missionary dianggap sebagai posisi seks paling standar, dan kerap dianggap membosankan. Pasangan memilih gaya ini ketika mereka sudah dalam taraf menjalankan seks sebagai kewajiban saja, bukan untuk mengeksplorasi kesenangan masing-masing pasangan. Posisi yang standar itu juga tidak "menantang", tidak seperti gaya woman on top, spooning, atau reverse cowgirl. Namun, Anda sebenarnya tak boleh menyerah dengan gaya standar itu. "Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa missionary memungkinkan banyak variasi, dan akan membiarkan saraf-saraf Anda pada sensasi yang lebih luas, serta memudahkan orgasme," papar Lori Buckley, PsyD, sex therapist di Pasadena, California.

Bahkan, 33 persen perempuan mengatakan bahwa missionary merupakan gaya favorit mereka, demikian menurut sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Sexual Medicine. Bagi pria, berada di posisi atas juga memungkinkan mereka mengontrol kecepatan dan memperpanjang orgasme. Nah, jika Anda tak ingin posisi missionary Anda menjadi standar betulan, upgrade dulu gerakan Anda.

Bergeser 5 cm
Gaya missionary kerap dianggap tidak memungkinkan Anda untuk melakukan kontak secara klitoral lebih banyak, namun Anda bisa melakukan penyesuaian untuk mendapatkannya. Ketika si dia sedang berada di atas, mintalah ia bergeser ke atas 5 cm sehingga dasar penisnya langsung sejajar dengan klitoris Anda, demikian saran Ian Kerner, PhD, terapis seks yang juga penulis buku She Comes First. Kemudian, dengan kedua kaki Anda melingkari pahanya, tekan area genital Anda bersamaan sehingga Anda menciptakan tekanan, bergerak dengan gerakan mengayun. Ketika Anda mampu merasakan sensasi di bagian klitoris, itu artinya gerakan Anda sudah benar.

Tarik kedua lutut ke dada
Saat pasangan berada di atas, tarik kedua lutut Anda ke arah dada (Anda bisa menarik paha belakang Anda untuk membantu Anda melakukannya), dan letakkan satu atau kedua kaki Anda mendatar di dadanya. "Melakukan hal ini bisa membuat ujung penisnya langsung bersentuhan dengan serviks, dan sensasi ini akan sangat menyenangkan bagi perempuan," kata Sadie Allison, DHS, penulis buku Ride 'Em Cowgirl.

Lakukan kontrol
Meskipun posisi Anda di bawah, tidak berarti Anda tidak bisa mengontrol gerakan yang Anda inginkan. Julurkan salah satu kaki Anda ke pundaknya, sementara kaki satunya tetap terjulur lurus di tempat tidur (Anda juga bisa menekuk lutut, dengan kaki dijejakkan dengan kuat ke ranjang). Dengan kecepatan yang bisa Anda atur sendiri, gantilah posisi kaki sehingga kaki satu berada di pundaknya, dan kaki yang lain di atas kasur. Gerakan naik dan turun dari kaki Anda akan menciptakan sensasi "menyapu" area G-spot dengan dahsyat, kata Kerner.

Ubah sudut penetrasinya
Bangunkan saraf-saraf Anda dengan menyesuaikan sudut penetrasinya. "Berbaringlah, dan minta pasangan meletakkan lututnya sambil duduk di antara kaki Anda, sehingga bokongnya menempel di pergelangan kakinya," tutur Lou Paget, pakar seks dan penulis buku The Great Lover Playbook. "Ia bisa menggunakan kekuatan pahanya untuk mendorong maju, atau minta ia memegang pinggul Anda untuk mengontrol kecepatannya."

Posisi ini akan menstimulasi dinding vagina bagian bawah, yang mengandung saraf-saraf yang sering diabaikan saat Anda melakukan gaya missionary yang standar.

Merapatkan kaki
Kesannya bertentangan dari gerakan di atas, tetapi merapatkan kaki ternyata juga bisa meningkatkan rasa nikmat yang Anda inginkan. Saat penetrasi, bawa kaki Anda bersama-sama dalam keadaan lurus sehingga kakinya berada di luar kaki Anda. Kemudian remas paha Anda (seperti saat Anda menahan buang air kecil) untuk menciptakan gesekan antara bibir Ms V dengan Mr P-nya.

"Jalan masuk ke vagina -yang disebut labia dalam dan luar- dipenuhi dengan saraf-saraf yang diaktifkan dengan tipe penetrasi yang dangkal ini," kata Allison. Anda juga bisa mundur dan berpegangan ke dinding atau sandaran tempat tidur untuk mendapatkan lebih banyak gesekan dan perlawanan.

Siapkan "sex toy"
Alat peraga seks terhebat bisa Anda dapatkan langsung di tempat tidur. "Letakkan bantal di bawah punggung bawah Anda untuk mengungkit vagina Anda ke atas," saran Paget. "Dengan cara ini, penisnya akan menyentuh dinding depan atas dimana G-spot Anda berada."

Untuk mendapatkan sensasi lebih besar, cobalah meletakkan telapak tangan Anda di bokongnya, untuk mengontrol kecepatan dan ritme gerakan.

Sumber : kompas.com

Anak Kreatif Akan Lebih Sukses

Umumnya, orangtua ingin anaknya cerdas, terlebih di bidang mata pelajaran sekolah. Namun perlu disadari, kecerdasan saja tidak cukup untuk membuat anak sukses. Anak juga harus kreatif, sebab dengan kreatif, ia bisa mengatasi masalah dalam kehidupan.

Collin Rose, seorang pemerhati anak, mengatakan kesuksesan bisa ditentukan dengan 20 persen kecerdasan dan 80 persen kreativitas. Berarti, penting bagi kita menstimulasi daya kreativitas anak supaya kelak ia bisa sukses.

Menurut dra Rosemini A Prianto, M.Psi., dalam sebuah seminar beberapa waktu lalu, setiap anak punya daya kreativitas dan kita sebagai orangtua wajib mengasahnya. Ia pun memberikan beberapa kiat kepada peserta seminar yang bertajuk, "Berbagi Kita Meningkatkan dan Mengasah Kreativitas Anak Sebagai Wujud Kasih Sayang."

Pertama (1), saat balita ajak anak belajar sambil bermain. Ketika menginjak usia sekolah, ikuti gaya belajar yang membuatnya nyaman. Mungkin saja, ia tak bisa maksimal belajar lantaran harus duduk manis dan memilih belajar sambil berpindah-pindah tempat. Sama halnya bila ia suka belajar sambil mendengarkan musik, mendendangkan lagu, atau lainnya.

Kedua (2), manfaatkan sarana yang ada di rumah untuk belajar. Seperti menghitung jumlah gelas yang ada di rak, warna-warna yang ada di ruang tamu, bentuk-bentuk geometri yang ada di ruang makan, dan lainnya. Kita juga bisa menggunakan alat-alat yang tak terpakai seperti bekas gelas air mineral maupun fasilitas, seperti komputer, internet, sebagai sarana anak belajar.

Ketiga (3), berkomunikasilah intens dengan anak. Ajak ia berdiskusi mengenai berbagai masalah dalam keseharian. Jika ada masalah, ajari anak untuk mencari solusi, lalu berikan kesempatan kepada anak untuk mengatasi masalahnya sendiri. Cara ini akan menstimulasi daya kreativitas anak untuk mengatasi masalah.

Keempat (4), hindari kata "jangan" ketika melarang anak melakukan sesuatu yang membahayakan atau yang tidak perlu. Sebab kata ini akan "memasung" daya kreativitas anak. Ganti dengan kata "sebaiknya" sambil menjelaskan mengapa ia perlu mempertimbangkan untuk melakukan hal yang "sebaiknya" itu.

Kelima (5), kita perlu membiasakan anak untuk anak untuk menemukan alternatif jawabannya. Misal, kita bertanya mengapa anak harus sekolah? Jawaban yang biasa mungkin supaya ia pintar. Tetapi alternatif jawaban lain bisa beragam, misal, supaya ia bisa belajar banyak hal positif, supaya kelak ia bisa menjadi dokter, supaya ia bisa bermain dengan teman-temannya, dan lainnya.

Keenam (6), jika anak sudah menunjukkan kreativitasnya, kita perlu memberinya penghargaan. Tak perlu mahal, tetapi bisa membuat anak merasa dihargai, seperti pelukan, pujian, belaian, dan lainnya.

Sumber : kompas.com

Mengajarkan Anak untuk Berbagi

Pada saat berbagai bencana melanda negeri kita seperti sekarang, semua orang terketuk hatinya untuk menyumbang, atau berbagi, kepada para korban bencana. Berbagai institusi, maupun orang secara pribadi, turut menggalang dana maupun materi dalam bentuk lain, untuk membantu para korban.

Tetapi, ketika kita kembali ke kehidupan kita sehari-hari, masih ingatkah kita untuk berbagi? Bukankah masyarakat yang kekurangan tidak hanya muncul saat bencana melanda saja? Tidakkah di sekitar kita pun masih banyak keluarga yang tidak dapat menikmati kehidupan yang layak? Berbagi juga bisa kita lakukan pada mereka, yang sehari-hari masih belum mampu memenuhi kebutuhan gizinya, misalnya.

"Berbagi itu juga tidak hanya bermanfaat untuk orang lain, tetapi juga untuk diri sendiri. Apa yang kita berikan mungkin kecil bagi kita, tapi besar artinya untuk mereka. Ketika kita melihat orang yang kita bantu itu merasa senang dengan bantuan kita, ada kebahagiaan yang sempurna yang kita rasakan," tutur Yuna Eka Kristina, Public Relations Manager Orangtua Group, saat talk show "Through Mom, We Can See the Miracle of Giving", yang diadakan oleh Tango di Kidzania, Pacific Place, Sabtu (27/11/2010).

Banyak manfaat lain yang kita dapatkan dengan kebiasaan berbagi, antara lain, kita jadi pandai bersosialisasi dengan orang lain, mendapatkan rasa aman, damai, memiliki rasa cinta yang besar, dan berdaya. Menurut hasil penelitian, orang yang senang berbagi juga akan menghasilkan hormon endorfin.

"Hormon inilah yang berperan memberikan imunitas pada tubuh, sehingga tubuh memulihkan diri lebih cepat setelah operasi, dan mampu istirahat lebih optimal," lanjut Dra Rustika Thamrin, Psi, CBA, CHT, CI, MTLT, pada acara yang sama.

Untuk menciptakan kebiasaan untuk berbagi, Anda perlu mengajarkan kebiasaan ini pada anak sejak dini. Peran Anda sebagai ibu sangat besar dalam menularkan kebiasaan untuk berbagi. Sebab sebagai ibu, Anda punya kedekatan emosi yang lebih besar dengan anak. Umumnya, ibu juga mempunyai waktu lebih banyak bersama anak. Sebagai perempuan, Anda juga dikaruniai kemampuan untuk mencurahkan kasih sayang, lembut, dan detail.

"Yang perlu Anda lakukan adalah memberi contoh pada anak, karena sampai usia 5 tahun, anak adalah peniru yang ulung. Ketika perilaku ini dilakukan secara terus-menerus, lama-lama akan menjadi kebiasaan, dan akhirnya menjadi karakter," ujar psikolog yang berpraktik di Brawijaya Women and Children Hospital ini.

Rustika juga mengingatkan, memberi tidak harus berupa materi. Berbagi juga bisa diberikan dalam bentuk perhatian, senyuman, waktu, ketrampilan, sentuhan, harapan, saran, pengetahuan, dan lain sebagainya.

Menurutnya, waktu yang tepat untuk mengajarkan anak untuk berbagi adalah saat usianya 3 tahun. Sebelum usia itu, anak masih egosentris, sehingga belum memiliki konsep untuk berbagi. "Jangan memaksanya untuk berbagi, karena bila terpaksa, imej berbagi itu menjadi negatif," katanya.

Orangtua hanya perlu memberi contoh dan saran, bukan mengambil alih keputusan anak untuk berbagi. Biarkan anak menentukan sendiri bagaimana ia harus berbagi, karena bagaimanapun ia masih dalam proses belajar untuk itu. Bahkan, beri juga kesempatan pada anak untuk tidak berbagi. Jangan lupa memberikan penghargaan saat anak mau berbagi, misalnya dengan memberi pujian, senyuman, pelukan, atau ciuman.

Akan lebih baik bila Anda membuat program bersama keluarga dengan berbagi. Contohnya, dengan menjadwalkan waktu tertentu untuk berkunjung ke panti asuhan, atau memberikan susu kotak, atau cemilan bergizi lain di Posyandu. Karena dilakukan secara ajeg, berbagi pun akhirnya menjadi kebiasaan.

Sumber : kompas.com

Anak Anda Sudah Siap Masuk TK?

Menjelang tahun baru, umumnya kita akan mulai berandai-andai dan mengkhayalkan tahun yang baru. Melihat si kecil sudah beranjak besar. Anda dan suami pun berpikir bahwa sudah saatnya ia masuk TK. Tetapi, apakah Anda yakin ia sudah siap?

Mengetahui kesiapan anak untuk mulai masuk sekolah, atau setidaknya TK amat penting untuk menghindari situasi yang tidak menyenangkan. Taman kanak-kanak memberikan kesempatan untuk anak belajar. Di sana, ia bisa menstimulasi pertumbuhannya sekaligus bersosialisasi. Namun, sebelumnya Anda harus yakin bahwa ia sudah siap untuk berada di tengah anak-anak sebayanya untuk belajar dan punya sikap dan sifat yang cukup baik. Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda perhatikan sebelum mendaftarkannya ke institusi pembelajaran:

Intelektual
Salah satu faktor krusial yang memiliki efek pada perkembangan anak-anak adalah pembentukan intelektual. Kesiapan intelektual adalah salah satu faktor dasar yang dibutuhkan untuk bisa bertahan di taman kanak-kanak. Salah satu kemampuan dasar yang perlu diketahui oleh anak-anak dan butuh bantuan dari orangtuanya sebelum masuk TK adalah pengetahuan mengenai bentuk, menghitung 1-10, warna-warna dasar, dan belajar beberapa huruf alfabet.

Disiplin
Kedisiplinan juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Di taman kanak-kanak, siswa akan diminta mematuhi beberapa peraturan. Tentu si anak akan lebih mudah diterima dan bersosialisasi jika ia bisa mengerti perintah kedisiplinan, mengatur emosinya, serta mampu mendengarkan perintah orang dewasa. Anda bisa mencoba melihat kedisiplinan si anak dengan memintanya membawa piring ke tempat cuci piring usai makan. Guru-guru akan butuh anak yang bisa paham perintah dan tidak rewel ketika diminta mengikuti petunjuk saat ia berada dalam grup besar.

Ingin Belajar
Anak yang punya semangat belajar akan sangat membantu penangkapan materi dan membuatnya sejajar dengan teman-teman sekelasnya. Logika dan intelektual anak akan terlihat saat ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan kecil kepada Anda. Orangtua bisa mengetes hal tersebut dengan menanyakan opini atau menjawab pertanyaan kritisnya. Ini akan membantu menstimulasi mereka untuk mau tahu lebih banyak mengenai hal-hal di sekelilingnya. Akan lebih membantunya menambah pengetahuan jika Anda memberinya pengetahuan lewat tipe pertanyaan, seperti, "Tahukah kamu?" yang memberi Anda respon apakah ia memang ingin tahu atau tidak.

Kemampuan Bersosialisasi
TK dan kelompok bermain adalah tempat yang baik untuk mendorong kemampuan sosialisasi anak. Anak akan bermain bersama dan mengajarnya membangun sebuah pertemanan dalam sebuah institusi. Namun, sebelum ia terjun ke dunia sosialisasi, ia sebaiknya sudah siap secara intelektual, fisik, dan emosi agar terhindar dari hal-hal yang tak menyenangkan dan kesulitan saat ia belajar. Telitilah apakah ia sudah bertingkah dengan baik dan sopan saat ia bersama anak-anak lain, lihat pula apakah ia bersemangat untuk menciptakan ikatan dengan manusia lain.

Kemampuan Motorik
Kemampuan motorik anak juga akan dibutuhkan saat ia belajar di taman kanak-kanak. Adalah hal yang penting untuk meneliti apakan si anak sudah bisa menggunakan gunting, bermain dengan lilin mainan, tanah liat, atau pensil. Hal-hal semacam ini memastikan bahwa si anak bisa diterima di kalangan teman-temannya saat ada kerja kelompok dan sebagainya. Sebelum mulai mengajak ia masuk TK, coba ajarkan aktivitas-aktivitas semacam ini sebelum ia mulai masuk TK.

Sumber : kompas.com

6 Tanda Diet dalam Zona Bahaya

Diet bukan persoalan mengurangi makan, namun lebih kepada mengatur pola makan Anda. Artinya, diet yang baik juga tetap memenuhi kebutuhan nutrisi setiap harinya. Pakar diet seperti Stephanie Clarke, RD, dan Willow Jarosh, RD, menyebutkan enam pertanda bahwa diet Anda berada dalam zona bahaya.

1. Kehilangan lebih dari 1 kg lemak
Menurut Clarke, jika perempuan ingin mengurangi lemak pada tubuhnya, normalnya tak lebih dari 1 kg lemak per minggu. Jika penurunan lemak melebihi batas normal ini akan berisiko pada kehilangan air dan otot dalam tubuhnya.

2. Penggunaan obat yang mengandung retinyl palmitate
Mengonsumsi obat dengan kandungan retinyl palmitate pada vitamin A secara berlebihan, bisa membahayakan tubuh. Konsumsi obat ini secara berlebihan berisiko merusak liver dan mencegah proses peresapan kalsium oleh tubuh yang terkandung dalam vitamin D.

"Cara ini menurunkan metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko defisiensi nutrisi," tegas Jarosh.

3. Asupan kalori tak normal
Idealnya, jumlah asupan kalori adalah 1.500 atau lebih setiap hari. Diet tak lantas membuat Anda menghindari asupan kalori atau bahkan mengurangi porsinya secara signifikan atau tidak normal.

4. Diet rendah kalori dengan kafein atau jeruk asam sebagai stimulannya
Diet seperti ini takkan membuahkan hasil. Pada akhirnya, Anda akan melakukan detoks untuk membersihkan tubuh kembali, sekaligus sebagai cara untuk menghentikan kecanduan mengonsumsi kafein, kata Jarosh.

5. Mengonsumsi obat pencahar
Gangguan pencernaan atau kesulitan buang air besar menjadi salah satu penyebab kegemukan. Jika Anda mengatasi masalah ini dengan mengonsumsi obat pencahat sebagai usaha untuk diet, bersiaplah dengan risikonya.

"Obat ini mengusir bakteri sehat pada usus dan berdampak buruk pada perut," kata Clarke.

Selain itu, konsumsi obat pencahar berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi, metabolisme melamban dan menghambat kerja filter alami tubuh seperti ginjal, hati, dan kulit.

6. Asupan nutrisi tak seimbang
Anda berkeyakinan bisa berhasil menjalani diet dengan hanya makan satu jenis makanan sehat, seperti buah-buahan saja, atau sayuran saja. Untuk menjalani diet sehat, Anda harus memastikan kebutuhan zat gizi tetap seimbang. Artinya, Anda tetap membutuhkan asupan karbohidrat, protein, lemak, dan serat secara seimbang.

Lagipula, makan tanpa variasi makanan akan membosankan bukan?

Sumber : kompas.com

5 Cara Hindari Kanker Payudara

Breast cancer adalah momok menakutkan yang mengintai para wanita. Di Indonesia, penyakit ini adalah pembunuh perempuan nomor dua setelah kanker leher rahim. Apa yang bisa kita lakukan untuk menghindari jeratannya? Simak tips berikut ini.

Rutin Berolahraga
Menurut Debbie Saslow dari American Chemical Society/ACS, olahraga menurunkan kadar estrogen yang dikaitkan dengan kanker payudara. Untuk mendapatkan hasil maksimal, cobalah melakuakn aktivitas yang menggerakkan jantung selama 45-60 menit, minimal 3 kali seminggu. Olahraga sedang selama 30 menit, 5 hari seminggu juga tetap bermanfaat.

Jaga Berat Badan
Menurut Heather Spencel Feigelson, PhD, MPH dari ACS, penambahan berat badan sebanyak 10 kg saja di usia dewasa ikut meningkatkan risiko penyakit kanker payudara. Selain itu, penambahan berat badan juga memicu berbagai penyakit. Jadi, jika berat badan Anda tergolong berlebih, cobalah menurunkannya dan pertahankan dalam batas yang sehat.

Konsumsi Vitamin D
Penemuan baru yang dipresentasikan di American Society of Clinical Oncologists menyebutkan pasien kanker payudara yang kekurangan vitamin D berisiko 94 persen lebih besar mengalami penyebaran kanker payudara dibandingkan yang memiliki vitamin D dalam kadar cukup. Andrew Kaunitz, MD, profesor bidang obstetri dan ginekologi dari University of Florida College of Medicine-Jacksonville menganjurkan kita mengkonsumsi 800-1000 (IU) vitamin D sehari.

Batasi Alkohol

Data terbaru dari National Cancer Institute menyebutkan bahwa perempuan yang minum satu atau dua takar alkohol sehari berisiko 32 persen lebih besar menderita kanker payudara. Selain itu, mereka yang mengkonsumsi lebih banyak, berisiko 51 persen lebih besar. Para pakar menganjurkan agar Anda minum alkohol tidak lebih dari 1 gelas per hari, bahkan jika perlu, dihentikan.

Lakukan SADARI

Menurut Eva Singletary, MD, dari MD Anderson, memang hanya sekitar 15 persen kanker payudara dideteksi oleh pasien sendiri. Namun, rajin melakukan SADARI (pemeriksaan sendiri), plus pemeriksaan rutin ke dokter, jika mencurigai adanya benjolan tak wajar bisa menjadi kunci utama pencegahan. Di Eropa atau Amerika, jumlah penderita kanker payudara tidak begitu banyak karena kesadaran melakukan deteksi dini di negara-negara tersebut sudah berkembang baik. Kebanyakan kanker payudara ditemukan pada stadium awal, sehingga dapat segera diobati dan disembuhkan.

Sumber: kompas.com

Orang Gemuk Lebih Peka Aroma Makanan

Apa yang sebenarnya memicu orang untuk makan berlebihan? Menurut para peneliti dari University of Portsmouth, Inggris, hal ini disebabkan oleh proses otak yang berkaitan dengan bau.

"Dispekulasikan bahwa pada mereka yang memiliki kecenderungan untuk menambah berat badan, indera penciuman yang lebih tinggi terhadap aroma makanan kemungkinan memainkan peran yang lebih aktif dalam asupan makanannya," kata Dr Lorenzo Stafford, yang memimpin studi ini.

Jadi, studi ini mengungkapkan bagaimana orang justru lebih mampu mencium aroma makanan setelah mereka makan, dan bukannya ketika masih lapar. Dr Stafford meyakini bahwa indera penciuman yang tajam ini mendorong orang untuk terus makan, meskipun sudah kenyang.

Kesimpulan ini diperoleh setelah tim peneliti menguji kemampuan mencium dari 64 relawan, dan mendapati bahwa mereka yang memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi ternyata memiliki indera penciuman untuk makanan yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang langsing. Indera penciuman tersebut terutama meningkat setelah mereka makan.

Inggris pantas merasa khawatir dengan hasil penelitian ini. Seperempat orang dewasa di Inggris mengalami obesitas, dan para dokter mengkhawatirkan situasi ini akan memburuk karena semakin banyak orang yang menambah berat badannya.

"Semoga saja penelitian ini berpotensi dalam membantu mereka yang harus berjuang dengan berat badan, dan mereka yang merawat orang-orang dengan masalah berat badan," tukas Dr Stafford.

Cara Gampang Kendalikan Nafsu Makan

Dokter Mehmet Oz, dalam jurnalnya yang berjudul You: On a Diet Basic, membagikan rahasia uniknya ini untuk Anda.

1. Pilih warna biru
Tanpa Anda sadari, permainan warna ternyata bisa berpengaruh terhadap nafsu makan. Warna lembut dan hangat, seperti kuning, hijau, pink, ungu, dan oranye, ternyata bisa membuat Anda makan lebih banyak. Tak perlu heran jika warna tersebut sering ditemui pada kemasan makanan atau dekorasi resto yang Anda kunjungi. Untuk menyiasatinya, Anda bisa menggunakan warna biru sebagai penetral. Biru bisa mengurangi hasrat makan hingga 30 persen.

2. Gunakan cahaya terang

Memang asyik untuk ngopi dan menyantap hidangan di restoran dengan lampu-lampu bernuansa gold. Selain teduh, pencahayaan ini mampu menimbulkan rasa tenang dan memberi efek romantis. Ups, hati-hati, ternyata suasana redup cenderung remang bisa meningkatkan nafsu makan. Sebisa mungkin, pilihlah ruangan dengan pencahayaan yang terang jika Anda ingin makan besar.

3. Hindari tempat makan transparan

Salah memilih wadah makanan ternyata bisa berefek buruk bagi diet. Tempat makan atau piring transparan ternyata bisa membuat makanan terlihat semakin menggoda dan membuat susah kenyang. Sebuah penelitian dalam International Journal of Obesity di Amerika mengungkapkan, perempuan akan makan 71 persen lebih banyak jika menggunakan wadah transparan.

4. Hirup aroma buah
Penelitian dari The Smell and Taste Foundation di Chicago menyebutkan, aroma buah bisa mengurangi keinginan untuk makan banyak. Jika tak ada buah, menghirup wewangian jeruk bisa menjadi solusi tepat. Selain mudah didapat, pewangi ruangan beraroma jeruk bisa Anda letakkan di meja kerja atau mobil.

5. Tertawa dan bahagia
Pergi makan siang bersama rekan kerja ternyata bisa membuat Anda tak terlalu bernafsu untuk makan. Komunikasi yang terjalin antara Anda dan rekan bisa melenyapkan beberapa persen keinginan untuk makan banyak. Pasalnya, kehadiran orang lain bisa mengalihkan fokus Anda terhadap makanan.

Sumber : kompas.com

Diet "Basah" yang Efektif

Sudah sering didengungkan bahwa asupan air sangat penting dan dibutuhkan dalam membantu menurunkan berat badan. Tidak hanya dalam bentuk asupan minuman, air juga bisa diasup dari makanan yang mengandung air, seperti buah-buahan dan sayuran. Dalam sebuah studi yang dilangsungkan di University of Tokyo, ditemukan, bahwa perempuan yang makan makanan kaya akan kandungan air memiliki indeks massa tubuh yang rendah dan lingkar pinggang yang kecil. Para peneliti berspekulasi bahwa air dalam makanan bisa membuat Anda kenyang sehingga mengurangi keinginan untuk makan dalam jumlah banyak. Tambahkan asupan makanan yang kaya air di bawah ini untuk membuat Anda kenyang lebih lama.

Brokoli
Brokoli adalah sayuran yang kaya akan serat dan kalsium.

Kubis
Kubis memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, dan baik untuk membantu menambahkan imun tubuh. Nikmati dalam bentuk oseng-oseng atau tambahan pada makanan utama Anda.

Kembang kol
Kembang kol ternyata memiliki kandungan phytonutrien yang baik untuk melawan kanker, dan kaya akan vitamin C dan folat. Nikmati dalam bentuk mentah atau dikukus untuk memaksimalkan fungsi antioksidannya.

Daun selada
Daun selada memiliki kandungan 60-70 kalori per pon, tak heran makanan ini menjadi incaran bagi para pediet. Selada Romaine adalah sayuran yang kaya akan vitamin B, asam folat, dan mangan, yang membantu meregulasi gula darah, dan penting untuk fungsi imun tubuh. Pilih variasi lain dari daun selada, yang memiliki warna daun keunguan atau hijau-merah untuk nutrien yang berbeda, tambahkan vinaigrette segar untuk penambah rasa.

Lobak
Sayuran warna-warni ini sangat kaya akan potasium, asam folat, antioksidan, dan sulfur yang membantu pencernaan. Jangan buang pula sayuran yang ada di bagian atasnya, karena memiliki kandungan vitamin C 6 kali lebih banyak dan kandungan kalsium yang banyak ketimbang akarnya. Tambahkan potongan lobak tipis dalam salad Anda.

Bayam
Sayuran lembut ini kaya akan zat besi, asam folat, dan vitamin K. Bayam juga mengandung betakaroten antioksidan dan vitamin C yang bisa melawan penyakit. Ditambah lagi, bayam kaya akan lutein fitokimia yang membantu menjaga kesehatan mata.

Sumber : kompas.com