iklan 1

Monday, 8 November 2010

Stres Tidak Bikin Gemuk?

KOMPAS.com - Selama ini, yang kita ketahui salah satu penyebab kegemukan adalah stres. Namun, ternyata studi mengatakan bahwa stres bisa jadi menyebabkan sedikit peningkatan berat badan, bahkan tidak sama sekali.

Situs New York Daily News mengatakan bahwa seorang peneliti, Jane Wardle melansir sekitar 36 studi yang mencari kaitan antara stres dan peningkatan berat badan. Peneliti dari University College London ini menemukan bahwa mayoritas penelitiannya tidak menemukan hubungan antara tingkat stres seseorang dengan kenaikan berat badan mereka.

Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa hanya ada sedikit hubungan antara kenaikan berat badan dengan stres. "Kita berasumsi bahwa akan ada kaitan yang sangat erat antara stres dan obesitas. Pandangan umum mengatkana bahwa stres berkontribusi terhadap kenaikan berat badan," ujar Andrew Steptoe, yang juga mengambil bagian dalam penelitian ini. Namun, ketika diteliti lebih lanjut dengan studi ilmiah yang terukur, efeknya secara mengejutkan, hanya kecil, lanjutnya.

Studi ini menganalisa 32 studi internasional yang dilakukan antara tahun 1990-2000an. Semuanya meneliti mengenai level stres para partisipan, kemudian para relawan diteliti lagi untuk melihat apakah ada hubungan antara stres dan kenaikan berat badan.

Para partisipan diteliti mengenai stres akan pekerjaan, sementara lainnya diteliti mengenai tekanan hidup lainnya (sakit, perceraian, atau masalah harian). Secara umum, 69 persen studi tersebut tidak mendapatkan hubungan yang jelas antara tingkat stres dan kenaikan berat badan, sementara 25 persen lainnya menemukan adanya hubungan antara level stres dan peningkatan berat badan.

Sisa 6 persennya menemukan stres yang berat berhubungan dengan sedikit penambahan berat badan seiring berjalannya waktu. Ketika hasilnya dikumpulkan, ada sedikit hubungan antara tingginya level stres dan penambahan berat badan dan ini lebih condong kepada pria ketimbang wanita.

Steptoe mengingatkan bahwa dampak stres pada berat badan bisa jadi hanya kecil secara rata-rata, namun tentunya akan sangat berbeda pada setiap individu. Tipe stres, baik yang berhubungan dengan pekerjaan, masalah tertentu dalam hidup, juga bisa berdampak pada penambahan berat badan. Namun mengukur hal itu belum dapat diketahui.

Intinya, berdasarkan penelitian ilmiah terkini, stres tidak memiliki peran yang sangat besar dalam menambah berat badan seseorang. Namun, setiap orang memiliki ketahanan tubuh yang berbeda. Bisa saja hasil pada setiap orang berbeda-beda dan belum ada data yang mendukung hal ini.

Namun dalam penelitian tersebut tidak dikatakan jika wanita stres, kecenderungannya ia akan makan atau mengemil dan hal itu bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Meski begitu, tak ada salahnya untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran dengan menghindari stres dalam keseharian, ya?

No comments:

Post a Comment