iklan 1

Saturday, 20 November 2010

Lama Tidur Malam Bayi Pengaruhi Kecerdasannya

Studi menyebutkan bahwa lama waktu tidur bayi di malam hari memiliki koneksi kepada fungsi kognitif si bayi. Para periset dari University of Minnesota dan University of Montreal menemukan hal ini setelah merekam pola tidur balita.

Di usia 12-18, para orangtua relawan diminta untuk mencatat kebiasaan waktu tidur bayi dengan interval 30 menit (mencatat waktu tidur siang dan bangun tidur di siang hari). Di usia 18-26 bulan, para peneliti melakukan pengujian pada kinerja otak bayi tersebut.


Berikut adalah hasil dari studi yang dilansir pada jurnal
Child Development tersebut:

Para bayi yang tidur lebih lama di malam hari, antara pukul 19.00-07.00, menjawab tes dengan lebih baik ketimbang yang tidur dengan jumlah waktu lebih lama, tetapi di siang hari. Dengan kata lain, tidur malam hari jauh lebih penting ketimbang tidur siang. Periset mengatakan, semakin lama waktu tidur bayi di malam hari semakin baik.

Para bayi diminta melakukan tes fungsi eksekutif, yakni mendapatkan informasi dalam memori, kontrol impuls, dan memutuskan sesuatu, yang merupakan tugas sulit bagi bayi berusia dua tahun. Contoh, pada suatu tes, periset menempelkan stiker pada salah satu dari tiga pot, menutupnya dengan selimut, kemudian meminta si balita untuk menunjukkan pot mana yang memiliki stiker.


Tentunya, ini merupakan sebuah penelitian kecil, tetapi bisa memberikan penemuan bahwa waktu tidur memiliki dampak fungsi pada otak kita di siang hari. Dalam hal ini, berkaitan dengan fungsi otak untuk menyerap dan mengolah informasi, serta memahami keadaan sekitar. Hal ini juga berpengaruh pada bayi.


Hal ini sangat penting karena, ternyata, meski jumlah tidurnya sama, tetapi tidur siang tidak cukup baik untuk mengganti fungsi tidur di malam hari, setidaknya untuk kesehatan dan perkembangan otak anak. Ternyata, tidur di malam hari dan tidur siang dikelola oleh bagian otak yang berbeda, dalam hal sirkuit dan ritme sirkadiannya, hingga jelas sudah, waktu tidur di malam hari untuk anak tak bisa digantikan di siang hari.


Bayi memang sering terbangun di malam hari, beberapa orang tahu bagaimana mengembalikan si bayi untuk cepat tertidur lagi. Namun, mengenai menjaga bayi agar tidak tidur di siang hari serta bisa tidur lebih awal dan lebih lama di malam hari masih menjadi perdebatan.

Sumber :KOMPAS.com

5 Aturan Makan untuk Perut Langsing

Untuk membentuk perut yang langsing, tak cukup hanya mengandalkan olahraga. Anda juga perlu lebih cermat memilih jenis makanan yang bisa membuat perut Anda kenyang lebih lama sehingga Anda tak tergoda untuk makan berlebihan. Berikut di antaranya:

1. Camilan: Kacang almon
Ketika hasrat ngemil datang, jangan membeli biskuit atau keripik. Sebaliknya, coba ambil kacang-kacangan. Hasil studi terbaru dari UCLA menunjukkan bahwa wanita yang mengemil kacang-kacangan ternyata dapat menyusutkan ukuran lingkar pinggangnya 50 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak. Itulah sebabnya, ngemil kacang almon jauh lebih baik ketimbang ngemil biskuit, keripik, atau popcorn.

2. Lebih kenyang: Protein
Alih-alih menyantap makanan berlemak, lebih baik pilih protein. Jumlah kalori di dalam protein 50 persen lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kalori yang ada di dalam lemak (dalam porsi yang sama). Jumlah kalori yang ada pada protein sama dengan karbohidrat. Akan tetapi, protein lebih lambat dicerna oleh lambung sehingga kita akan merasa kenyang lebih lama. Selain itu, protein juga mampu menurunkan produksi hormon ghrelin yang memicu nafsu makan.

Penelitian di Denmark terhadap 60 relawan membuktikan bahwa mereka yang porsi makanannya mengandung 25 persen kalori per hari dapat meluruhkan lebih banyak lemak hingga 12 persen. Sertakan sumber protein tanpa lemak, seperti dada ayam rebus tanpa kulit, yogurt, atau ikan laut, setiap kali makan.

3. Wajib: Serat
"Pencernaan yang lambat menyebabkan sirkulasi glukosa ikut melambat dan produksi insulin lebih sedikit. Walhasil, lemak yang menumpuk di perut bagian bawah juga jadi tidak banyak," kata Marie Saverd, MD, penulis buku The Body Shape Solution to Weight Loss and Wellness. Studi terhadap 2.900 relawan membuktikan bahwa relawan yang makan 25 gram serat setiap hari dapat menurunkan berat badan lebih banyak dibandingkan dengan relawan yang menyantap serat kurang dari 25 gr per hari.

4. Jauhi: Pemanis buatan
Penelitian Purdue University membuktikan bahwa pemanis buatan lebih berisiko menyebabkan kegemukan ketimbang pemanis alami. Menurut data peneliti, pemanis buatan dapat menurunkan kemampuan tubuh mengenali rasa manis. Akhirnya, kita justru jadi terdorong makan yang manis-manis dalam jumlah lebih banyak.

5. Buang: Makanan tinggi kalori
Olahraga akan memberi hasil maksimal jika diikuti dengan pola makan yang baik. Dengan menyingkirkan makanan tinggi kalori, seperti cafe latte favorit, nasi, dan keju, otomatis jumlah asupan kalori kita jadi lebih sedikit. Padukan dengan program latihan secara teratur, maka berat badan akan turun sebanyak 15-22 kilogram dalam setahun.

Sumber : KOMPAS.com

Mengecilkan perut dengan makanan berserat

Mengecilkan perut dan melakukan perawatan tubuh agar selalu berada dalam berat ideal mengurangi resiko terkena penyakit jantung, kolesterol dan penyakit generatif lainnya. Dengan gaya hidup modern yang hampir tidak dapat dihindari oleh sebagian besar dari kita semua.

Banyaknya makanan siap saji (fast food) sedikit banyak mempengaruhi pola makan kita semua. Makanan siap saji memang sangat praktis, tetapi kadang kali kurang asupan seratnya. Hidangan ayam goreng misalnya, biasanya disajikan hanya dengan nasi, dan jarang sekali ditawarkan dengan sayuran hijau yang kaya dengan serat. Pada umumnya pelanggan tidak mau berepot-repot memesan salad jika makan diluar, karena dianggap tidak perlu selain faktor biaya.

Mengecilkan perut dan kebiasaan makan hidangan yang penuh dengan serat sangat erat kaitannya. Mereka yang jarang makan hidangan berserat cukup seperti sayuran hijau dan buah-buahan, lingkar perutnya cenderung diatas rata-rata. Berikut ini adalah mengapa hal ini dapat terjadi:

Dengan tidak makan sayur-sayuran, orang cenderung makan nasi dan lauk protein lebih banyak, sehingga asupan kalori agak berlebih dari kebutuhan rata-rata.

Dengan tidak makan cukup sayur-sayuran dan buah-buahan, orang akan cenderung sembelit dan pencernaannya kurang sempurna. Dengan pencernaan yang kurang sempurna, hampir dapat dipastikan orang akan kelebihan berat badan.

Untuk dapat mengecilkan perut dengan sehat dan efektif, kita sebaiknya makan tiga kali sehari dengan sehat dan benar. Menu makanan harus selalu dilengkapi dengan sayuran hijau yang kaya serat, sehingga kita tidak cenderung makan nasi dan lauk protein yang berlebihan. Hidangan penutup juga sebaiknya adalah buah-buahan segar, yang selain penuh serat, mengenyangkan dan kaya dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Bagi mereka yang suka mengemil pada “jam-jam rawan”, sekitar pk 10 pagi atau jam 3 siang, sebaiknya mengkonsumsi buah-buahan segar. Dengan mengkonsumsi buah-buahan segar yang kaya dengan vitamin tetapi tidak terlalu berkalori tinggi, mengecilkan perut tanpa rasa lapar menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Mengecilkan perut harus selalu dilakukan tanpa penuh penderitaan dengan melakukan diet ketat yang membahayakan kesehatan tubuh. Imbangi makan makanan yang sehat dan aktifitas olah raga ringan.

Sumber : www.mengecilkanperut.com

Tuesday, 16 November 2010

5 Alasan Perempuan Tak Langsung Tidur Usai ML

Setelah berhubungan seks, pria cenderung ingin makan, merokok, atau ingin langsung tidur. Sementara itu, perempuan tentu malah beringsut ke kamar mandi seusai bercinta karena ingin membersihkan diri (buang air kecil setelah berhubungan intim bisa menurunkan risiko infeksi saluran kemih) atau ingin ngobrol dulu sambil saling membelai. Kecuali, Anda memang sudah sangat mengantuk sehingga langsung tertidur.

Kenyataannya, ada sebagian perempuan yang memang tidak bisa langsung tertidur setelah bercinta. Abby Spector, kolumnis seksualitas yang juga lulusan Feminine/Gender/Sexuality Studies di Wesleyan University, mengungkapkan beberapa alasan yang menyebabkan hal itu.


1. Saat berejakulasi, pria melepaskan hormon-hormon senyawa kimia dalam otak. Banyak jenis hormon yang dilepaskan saat ejakulasi, seperti prolaktin, vasopressin, dan oksitosin, bisa menyebabkan mereka puas, tenang, dan mengantuk.

2. Kebanyakan perempuan justru merasakan hasrat lagi setelah dirangsang secara seksual. Hal ini bisa menyebabkan Anda ingin terus bercinta. Bila hasrat tak tersalurkan, maka Anda merasakan ada dorongan energi. Energi inilah yang lalu harus disalurkan, entah dengan membersihkan diri atau dengan membuka laptop lagi.

3. Pasca-berhubungan seksual, pria akan mengalami fase pemulihan yang membuatnya tidak memungkinkan untuk mendapatkan orgasme kedua. Hal itu sama halnya dengan ketika Anda baru menyelesaikan "satu babak", tetapi pasangan tak bisa langsung ereksi lagi. Penis pria akan menjadi hipersensitif Melakukan stimulasi seksual justru bisa membuat penis terasa sakit.

Perempuan, untungnya, tidak mengalami fase pemulihan ini. Ruginya, bila Anda masih menggebu dan ingin melanjutkan ke sesi berikutnya, Anda hanya bisa gigit jari.

4. Intercourse yang bisa menghasilkan orgasme lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Belum lagi bila pasangan keburu ejakulasi sementara keadaan Anda masih nanggung, mana mungkin Anda bisa tidur sesudahnya? Sayangnya, banyak pria yang tidak menyadari rasa antiklimaks pada perempuan ini.

5. Pernah menatap wajah pasangan yang memerah dan berkeringat saat bercinta? Apakah hal itu membuat Anda jadi bertanya-tanya, mengapa perempuan tidak merasakan ketegangan atau rasa intens yang sama saat berhubungan intim? Pria tampaknya memang harus mengerahkan lebih banyak energi daripada wanita. Itu sebabnya mereka lebih cepat tertidur sesudahnya, sedangkan kita masih termangu-mangu ingin dipeluk atau disayang.

Lalu bagaimana cara mengakali bila Anda justru merasa segar bugar setelah berhubungan seks?

Mungkin Anda bisa mencoba morning sex. Selain tubuh masih segar, sesudahnya Anda masih merasakan dorongan energi yang kuat untuk mengawali hari.

www.kompas.com

Jangan Biarkan Anak Bermain Sendiri!

Bermain merupakan bagian dari proses perkembangan anak yang sangat berarti. Sayangnya, banyak orangtua Indonesia yang ternyata tidak mengetahui hal ini. Bahkan, mereka menganggap ikut bermain bersama anak bukan sesuatu yang pantas dilakukan. Oleh karena itu, orangtua kerap terlihat membiarkan anak bermain sendiri sehingga anak bermain dengan alat yang tidak sesuai kapasitasnya. Jika anak terus dibiarkan seperti ini, ia akan mengalami gangguan pada fisik dan psikis.

Hal inilah yang menjadi salah satu topik pembahasan saat talkshow "Meningkatkan Aktivitas Bermain untuk Meningkatkan Tahap Perkembangan Anak", yang diadakan oleh Early Learning Centre (ELC) di Function Hall Plaza Indonesia, Kamis (11/11/2010).

"Seharusnya, ada interaksi timbal-balik antara caregiver (orangtua, pendidik, atau pengasuh) dan anak. Caregiver harus peka pada kebutuhan anak, responsif, dan tahu bagaimana membina interaksi dengan anak, sehingga anak termotivasi untuk melakukan eksplorasi," tutur Dra Mayke S. Tedjasaputra, MSi, play therapist, saat talkshow berlangsung.

Bentuk interaksi yang dimaksudnya bisa bermacam-macam. Contohnya, orangtua bisa memberikan dua pilihan mainan, lalu anak yang memutuskan satu di antaranya. Kemudian, ketika anak terbiasa memainkan permainan yang sama terus-menerus, orangtua bisa menarik perhatian anak agar mau mengeksplorasi mainan baru. Caranya dengan mengajak anak melihat mainan baru tersebut, lalu mendemonstrasikan cara memainkannya.

"Ketika anak bermain, beri komentar mengenai apa yang dilakukannya. Lakukan tatap mata, untuk menandai adanya dukungan pada anak," kata Mayke.

Anak juga perlu dibebaskan untuk memainkan mainan dengan caranya sendiri. Hal ini berkaitan dengan tahap perkembangan anak yang berbeda-beda sesuai usianya. Selama yang dilakukan tidak berbahaya, anak perlu dibiarkan bereksperimen dalam memainkan permainan tersebut. Anda tidak perlu mengoreksi bila anak memainkan dengan cara yang tidak biasa. Yang perlu Anda lakukan hanya memperkenalkan variasi untuk memainkan mainan yang sama. Terlalu membatasi kebebasan anak hanya akan membuatnya merasa terganggu.

Mayke juga menekankan pentingnya membatasi digital games untuk anak. Sudah menjadi hal yang umum bila anak-anak batita atau balita pun sekarang sudah bisa "bermain" ponsel atau komputer. Karena anak usia batita belum bisa baca-tulis, mereka hanya akan mengenal icon pada layar ponsel dan komputer tersebut.

"Games di ponsel atau di komputer merupakan stimulus yang sangat kuat, karena ada gerak dan suara. Akibatnya, mata akan berfokus pada satu layar saja. Hal ini akan menimbulkan gangguan tracking mata, yang terjadi saat ia (belajar) membaca," seru pengajar senior di Fakultas Psikologi UI ini.

Mayke juga mengatakan bahwa anak laki-laki tak perlu dilarang ketika memainkan boneka atau alat masak-memasak milik adik atau kakaknya. Sebab, hal ini merupakan bagian dari proses eksplorasinya terhadap mainan tersebut. Anak laki-laki tak akan mengalami perubahan orientasi seksual ketika dewasa, hanya karena ketika masih kecil memainkan mainan anak perempuan.

www.kompas.com

6 Alasan Anda Harus Beralih ke Popok Kain

Kesadaran akan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan membuat banyak orangtua kembali memberikan popok kain untuk bayi mereka. Popok kain memang tidak sepraktis popok sekali buang, namun menyimpan banyak manfaat yang lebih besar. Kulit dan pori-pori bayi sangat rapuh, karena kulit menyerap apa saja yang menempel di sana. Anda tahu kan, mengapa bayi sering mengalami iritasi ketika mengenakan popok sekali buang? Hal ini tidak akan terjadi ketika bila si kecil mengenakan popok kain.


Untuk Anda yang belum yakin mengapa harus beralih menggunakan popok kain, berikut beberapa alasan di antaranya:

1. Popok kain saat ini sudah jauh lebih praktis. Tidak seperti popok kain jaman kita masih bayi yang hanya berupa lembaran kain putih dengan tali, popok kain saat ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan orangtua modern. Anda tak perlu lagi mengkhawatirkan peniti atau tali yang mengikatnya. Anda juga bisa menemukan popok kain dalam berbagai warna dan motif yang lucu.

2. Lebih nyaman dan sehat untuk bayi. Popok sekali buang mengandung banyak bahan kimia, termasuk klorin yang bisa menyebabkan bayi mengalami ruam popok. Hal ini tidak terjadi pada popok kain, yang membuat bayi merasa lebih nyaman, lebih menyerap, dan membuat sirkulasi udara lebih mudah. Popok kain juga tidak menggunakan perekat dari plastik yang bisa menyebabkan iritasi, atau membuat kulit bayi lecet.

3. Banyak pilihan. Saat ini sudah banyak produk popok kain impor maupun lokal, yang harganya tentu dapat disesuaikan dengan budget Anda. Jika Anda belum siap untuk menyediakan popok kain 100 persen, Anda bisa memilih yang terbuat dari bahan hybrid. Produk keluaran Charlie Banana, misalnya, ada yang menggunakan reusable insert dan disposable insert. Jadi, bila memilih yang disposable insert ini, lapisan penampungnya ini bisa dibuang bila sudah penuh.

4. Mudah dibersihkan. Banyak orangtua yang masih risih membersihkan kotoran bayi pada popoknya. Namun, yakinkan diri Anda sekali lagi, bahwa ini merupakan pengalaman unik dengan menjadi orangtua. Karenanya, jangan terlalu mengkhawatirkannya. Begitu Anda membuang kotorannya, dan memasukkan popok kain ke dalam mesin cuci, Anda bisa mencuci bersih popok tersebut. Menggunakan popok kain juga akan menyiapkan Anda untuk melatih anak potty training. Hasil studi menunjukkan bahwa bayi yang menggunakan popok kain akan belajar buang air di toilet lebih cepat.

5. Membantu mengurangi sampah tak terurai. Bila Anda ingin menjadi orang yang lebih sadar lingkungan, menggunakan popok kain akan sangat membantu. Seorang anak akan membutuhkan sekitar 6.000 popok sekali buang hingga umur 24 bulan, yang sama nilainya dengan satu ton sampah. Dan, popok sekali buang membutuhkan 500 tahun untuk terurai. Hitung pula berapa kantong plastik yang diperlukan untuk membungkus popok ketika akan dibuang.

6. Anda belum benar-benar bergaya hidup "hijau" sebelum menggunakan popok kain. Semakin banyak orangtua yang ingin menerapkan gaya hidup eco-green, dari mengolah makanan organik untuuk bayi, hingga menggunakan produk perawatan bayi yang ramah lingkungan. Namun entah kenapa dalam urusan popok, banyak orangtua yang tidak mempermasalahkan bayi mereka mengenakan popok sekali buang yang penuh bahan kimia selama 2 tahun, 24 jam sehari.

www.kompas.com

Perempuan Merasa Ditekan untuk Kembali Langsing

Ingat bagaimana Heidi Klum tampil dalam peragaan busana Victoria's Secret, hanya enam minggu setelah melahirkan? Heidi dengan bangga memamerkan tubuhnya yang kembali langsing dalam peragaan pakaian dalam tersebut.

Melangsingkan tubuh dengan cepat memang hanya terjadi pada kalangan model, penyanyi, atau aktris. Sebab, pekerjaan menuntut mereka untuk selalu tampil cantik dan langsing. Hanya saja, pameran bodi langsing ini membuat para ibu baru menjadi tertekan.


Hampir dua pertiga dari ibu baru mengatakan suatu desakan untuk ikut menurunkan berat badan dengan segera, demikian menurut survei dari Royal College of Midwives.

Menatap tubuh para model itu membuat para ibu baru ini menjadi jijik dengan tubuh mereka sendiri. Di Inggris, selebriti seperti Myleene Klass dan Tess Daly menjadi patokan para ibu baru ini. Banyak cara yang mereka lakukan untuk menghilangkan berat badan tersebut, seperti menerapkan diet ketat. Namun pakar kesehatan memperingatkan bahwa diet semacam ini sangat tidak sehat, dan bisa menyebabkan ibu baru terlalu lelah untuk merawat bayinya.

Survei yang melibatkan lebih dari 6.200 ibu baru, yang diadakan oleh situs Netmums ini, juga mendapati bahwa 61 persen ibu baru mengatakan bahwa bidan kelewat sibuk untuk memberikan nasihat tentang apa yang harus mereka konsumsi sebelum dan sesudah melahirkan. Sebanyak 84 persen menyatakan bahwa nasihat yang diberikan tidak bermutu.

"Diet ketat memberikan konsekuensi kesehatan. Perempuan akan merasa sangat letih, dan mereka tidak akan sanggup merawat bayi mereka, maupun memulihkan diri dari kehamilan dengan semestinya. Mereka seharusnya makan secara normal pada enam bulan pertama," ungkap Janet Fyle, bidan dan penasihat kebijakan di RCM.

Yang perlu diutamakan adalah pola makan yang sehat. Para ibu juga diingatkan bahwa berat badan akan turun secara alami melalui aktivitas menyusui.

Mengenai hal ini, Sally Russell, salah satu pendiri Netmums.com mengatakan, "Selama kehamilan, perempuan ingin mendapat kesempatan untuk mendiskusikan bentuk dan berat badan dengan para pakar kesehatan. Tampaknya bidan tidak banyak memiliki waktu untuk itu, dan sehingga sangat dibutuhkan upaya untuk mengatasi masalah ini."

Berdasarkan pengalaman Anda, berapa lama setelah melahirkan Anda bisa mendapatkan kembali bobot badan sebelum hamil? Bagaimana upaya Anda untuk mendapatkannya?

www.kompas.com

Mengecilkan perut tanpa tersiksa

Mengecilkan perut dengan cara yang benar harus dilakukan secara bertahap dan tidak memaksakan diri. Banyak para wanita yang sudah sangat putus asa dengan penampilannya melakukan diet ketat yang salah. Pada umumnya persepsi dengan tidak makan, maka masalah kegemukan mereka akan teratasi. Yang sering terjadi adalah dengan tidak makan pagi dan makan siang, akhirnya pertahanan mereka jebol pada malam hari dan mereka makan berlebihan. Ini berakibat sangat fatal – selain berat badan tidak terkontrol, banyak diantara mereka yang mengalami gangguan pencernaan.

Pola makan yang sehat dan benar sangat erat hubungannya dengan sukses atau tidaknya seseorang mengurangi berat badan dan mengecilkan perutnya. Lingkar perut wanita diatas 80 cm biasanya sudah dianggap suatu tanda kegemukan. Pencernaan tubuh manusia adalah suatu sistem yang sangat kompleks dan canggih. Jika dibiarkan tanpa asupan makanan dalam jangka waktu yang lama, metabolisme akan melambat secara otomatis dan tubuh cenderung menyimpan persediaan lemak dan kalori. Sebaliknya jika secara teratur diberikan asupan makanan, yaitu 3 kali sarapan dan 2 kali snacks setiap harinya, metabolisme tubuh akan meningkat. Metabolisme yang tinggi berarti pembakaran lemak dan kalori menjadi lebih baik, sehingga masalah kegemukan bukan menjadi masalah lagi

Pelangsingan tubuh yang menurunkan berat tubuh anda lebih dari 3 kg per bulan sebaiknya dihindari. Penurunan berat tubuh yang terlalu cepat dan drastic biasanya diiringi dengan kehilangan jaringan otot dan tidak baik untuk kesehatan. Tingkatkan kegiatan fisik seperti olah raga ringan 2-3 kali seminggu. Olah raga ringan yang dimaksud adalah berenang, jalan cepat atau paling tidak biasakan ganti rutinitas naik lift anda dengan naik tangga di kantor atau pusat perbelanjaan.

Amethyst slimming center menawarkan paket mengecilkan perut dengan tehnik massage khusus. Selain itu ada perawatan khusus yang ditujukan untuk mengecilkan lengan dan paha. Salah satu kelebihan perawatan tubuh di amethyst slimming center adalah hasilnya yang sangat efektif, aman dan nyaman. Dalam 1 kali treatment yang biasanya dilakukan dalam waktu 75 menit, perut pelanggan dapat susut rata-rata 2-8 cm. Biasanya untuk mendapatkan hasil yang optimal dibutuhkan sekitar 8 kali perawatan untuk mendapatkan penyusutan yang permanent.

Mengecilkan perut di amethyst slimming centers menjadi lebih mudah karena disini pelanggan juga diperkenalkan kembali dengan cara makan yang sehat dan benar. Para terapis mengingatkan kembali tidak perlunya berdiet ketat mati-matian dengan tidak makan sama sekali. Kesehatan jauh lebih penting daripada penampilan, dan penampilan yang menarik sebenarnya dapat dicapai dengan cara hidup yang lebih sehat dan menyenangkan.

www.mengecilkanperut.com

Monday, 15 November 2010

Mengecilkan perut dengan teh hijau

Anda sekarang dapat mengecilkan perut dengan teh hijau! Penemuan terbaru membuktikan secara klinis bahwa teh hijau adalah suplemen yang meningkatkan penggunaan kalori, mengurangi penyerapan lemak dan benar-benar aman tanpa efek negatif sama sekali. Satu-satunya “resiko” yang ada adalah berkurangnya resiko anda terkena kanker.

Bukti ilmiah menunjukan bahwa teh hijau mengandung polifenol/katekin dalam dosis tinggi – dan bekerja pada sistem saraf simpatis dan kelenjar adrenal untuk meningkatkan penggunaan kalori dan pembakaran lemak yang dapat mengecilkan perut dan menurunkan berat badan. Ekstrak teh hijau dapat meningkatkan pengeluaran energi selama 24 jam sebanyak 14% - membakar sekitar 280 ekstra kalori dan oksidasi lemak. Penelitian lebih lanjut juga menyatakan teh hijau mengandung suatu asam amino unik yang mengendalikan kortisol yang mengatasi kecenderungan kafein untuk meningkatkan kortisol. Dosis yang cocok untuk sehari-hari adalah antara 250 – 750 mg ekstrak teh hijau yang terstandarisasi.

Kini mengecilkan perut menjadi lebih mudah, selain mengawasi asupan makanan agar tidak berlebihan, rajin berolah raga ringan, pastikan anda mengkonsumsi teh hijau atau ekstrak teh hijau yang kini banyak dijual di toko obat. Teh hijau banyak dikonsumsi sejak jaman dahulu kala dan telah terbukti khasiatnya mengatasi masalah kelebihan berat badan.

Bagi anda yang biasanya sering meminum kopi atau teh biasa, sebaiknya sekarang beralih ke teh hijau, karena selain banyak manfaat kesehatannya, tidak ditemukan adanya efek negatif sama sekali. Bila anda terlalu banyak makan makanan yang berlemak, minum teh hijau setelahnya juga memberikan manfaat tambahan dalam menghambat penyerapan lemak di pencernaan.

Keuntungan lain dari teh hijau adalah minuman ini sama sekali tidak mengakibatkan perubahan warna pada gigi seperti kopi dan teh biasa yang biasanya menyebabkan warna gigi jadi kekuningan. Selain itu teh hijau juga tidak menyebabkan halitosis atau nafas tidak sedap seperti kopi.

Nah, untuk anda yang ingin mengecilkan perut dan mendapatkan tubuh ramping dan sehat, konsumsi teh hijau setiap hari sebagai ganti kopi atau teh biasa. Teh hijau juga biasa dihidangkan bagi para pelanggan di amethyst slimming centers.

Sumber : mengecilkanperut.com