iklan 1

Tuesday, 7 December 2010

SUSU SAPI SEGAR UNTUK ANAK 2 TAHUN ?

Anak bayi hingga berumur 1 tahun harus tetap mendapatkan ASI atau susu formula karena bayi belum bisa mencerna protein yang terkandung dalam susu sapi segar. Memberikan susu sapi pada balita di bawah usia 1 tahun akan menyebabkan pendarahan microscopic gastrointestinal dan memicu anemia.

Meskipun susu formula juga terbuat dari susu hewani termasuk sapi, namun susu sapi segar tidak mengandung semua gizi yang dibutuhkan anak. Bahkan, kandungan mineral dalam susu sapi segar dapat merusak ginjal jika diberikan sebelum genap 2 tahun usia bayi.

Jika sudah mencapai 2 tahun lebih, orang tua boleh memberikan susu sapi segar. Tetapi, harus diperhatikan juga apakah anak alergi atau tidak. Susu sapi segar mengandung protein yang sangat tinggi sehingga mampu memicu alergi. Peneliti melaporkan bahwa 2 – 3 % anak dibawah usia 2 tahun mengalami alergi susu sapi karena kandungan proteinnya.

Protein dalam susu sapi berebentuk kasein sebanyak 80 % dan whey 20 %. Yang sering menyebabkan alergi adalah protein dalam bentuk kasein, alfa laktalbumin, beta laktoglobulin, beta serum albumin, dan gamma globulin.

Alergi susu sapi terjadi pada tahun-tahun pertama pertumbuhan bayi dan tampak jelas setelah bayi disapih. Gejala klinis yang paling sering muncul adalah diare yang disertai kram, kolik, dan muntah. Jadi, jenis susu apa yang sebaiknya dikonsumsi bayi?

Sebenarnya, sumber utama makanan bayi usia 1 tahun keatas bukanlah susu, tetapi makanan padat. Susu hanya melengkapi asupan gizi anak sekitar 2-3 gelas perhari. Mengkonsumsi susu berlebih akan membuat anak susah makan makanan lainnya.

Nutrisi utama yang diambil anak adalah kalsium. Karbohidrat dapat didapatkan dari umbi-umbian dan sereal, protein dan lemak hewani dari telur, daging, dan ikan, protein nabati diperoleh dari kedelai, vitamin dan mineral berasal daru biah dan sayuran.

Pilihan susu yang bisa diberikan pada anak adalah susu cair, susu bubuk, atau susu sapi segar. Susu cair rendah lemak tidak dianjurkan untuk anak 2 tahun karena cencerung mengandung protin yang tinggi. Bagaimanapun, anak masih membutuhkan lemak bagi pertumbuhan otak dan fisik anak.

Jika terjadi kenaikan berat badan yang signifikan, orang tua boleh memberikan susu rendah lemak dengan dosis yang sesuai.

Sumber : anakjenius.com

No comments:

Post a Comment